{"id":1915,"date":"2018-08-14T12:30:53","date_gmt":"2018-08-14T05:30:53","guid":{"rendered":"https:\/\/etnografi.online\/?p=1915"},"modified":"2018-08-14T12:36:26","modified_gmt":"2018-08-14T05:36:26","slug":"mencari-enggrang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/2018\/08\/14\/mencari-enggrang\/","title":{"rendered":"Mencari Enggrang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\"><strong>ETNOGRAFI.ID&#8211;<\/strong>Pagi hari yang suntuk sabtu ini Andre seorang bocah Sd kelas 5 terpengaruh metropolitan Jakarta yang tak terlepas oleh gadget.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Hmmm jumat 17 Agustus sudah Mulai merasakan hari kemerdekaan Indonesia yang dimana pada perayaan tersebut terdampar berbagai macam perlombaan termasuk Enggrang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Ketika sedang asyik streaming do Youtobe Di gadget Andre tiba tiba muncul iklan dengan gambsr Enggrang mah Andre pun tertarik dengan yang namanya Enggrang ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Pada saat jam makan Siang Ada kakeknya yang masih segar bugar heran dengan cucunya yang asyik menonton gadget.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201csedang nonton apa Cu Nanti keselek habiskan dulu makananna\u201d tanya kakeknya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201c Gini kek saya kagum dengan permainan ini \u201c jawab Andre sambil memperlihatkan permainan Enggrang<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201coh ini namanya Enggrang cu\u201d sahur kakeknya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u2018Enggrang itu apa kek? \u201c tanya Cucunya<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201c Jadi Gini Cu Enggrang sendiri merupakan salah satu jenis kesenian dan akhirnya menjadi permainan tradisional Indonesia yang mendapat pengaruh dari budaya China\u201d jawab kakeknya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201cayah juga sering ikut Lomba Enggrang pada acara 17 Agustusan nak\u201d sahut ayahnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201cJadi Begini Enggrang yang mulai berkembang tahun 1960-an di Kabupaten Karawang Jawa Barat ini dikenal sebagai suatu pertunjukan yang diiringi berbagai alat musik tradisional Jawa Barat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Namun, lama-lama berkembang menjadi permainan tradisional\u201d Jelas kakeknya<\/span><br \/>\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201cSekarang Mencari Bambu susah Jadi Enggrang sudah Mulai Langka \u201c jawab ayahnua Andre.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201csebenarnya yah saya ingin sekali belajar permainan Enggrang ini\u201d sahut Andre yang sedikit kecewa karena Bambu yang Bahan dasar Enggrang di kota sudah Mulai Langka.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201ckamu jangan kecewa nak sore kan ayah akan Mengantar kakek ke kampung Di Garut Kan banyak sekali Bambu nah disana ayah buat Kan Enggrang untkmu \u201c jawab ayahnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Jam 1 siang Andre dan keluarganya pergi ke garut untuk Mengentar kakeknya dan ayahnya menyarankan Andre untuk belajar mencintai permainan traditional Indonesia Bersama Enggrang. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Alat<\/span><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u00a0permainan tradisional satu ini sudah tidak asing lagi bagi anak-anak di lingkungan masyarakat Jawa, karena hampir pasti bisa ditemui dengan mudah di berbagai tempat di pelosok pedesaan dan perkotaan, pada masa lalu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Enggrang termasuk permainan anak, karena permainan ini sudah muncul sejak dulu paling tidak sebelum kemerdekaan Republik Indonesia, semasa penjajahan Belanda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Hal itu seperti terekam di Baoesastra (Kamus) Jawa karangan W.J.S. Poerwadarminto terbitan 1939 halaman 113, disebutkan kata enggrang-enggrangan diartikan permainan dengan menggunakan alat yang dinamakan enggrang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Sementara enggrang sendiri diberi makna bambu atau kayu yang diberi pijakan (untuk kaki) agar kaki leluasa bergerak berjalan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Enggrang dibuat secara sederhana dengan menggunakan dua batang bambu (lebih sering memakai bahan ini daripada kayu) yang panjangnya masing-masing sekitar 2 meter.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Kemudian sekitar 50 cm dari alas bambu tersebut, bambu dilubangi lalu dimasuki bambu dengan ukuran sekitar 20-30 cm yang berfungsi sebagai pijakan kaki. Maka jadilah sebuah alat permainan yang dinamakan enggrang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Bambu yang biasa dipakai adalah bambu apus atau wulung, dan sangat jarang memakai bambu petung atau ori yang lebih besar dan mudah patah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Bersambung&#8230;..<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ETNOGRAFI.ID&#8211;Pagi hari yang suntuk sabtu ini Andre seorang bocah Sd kelas 5 terpengaruh metropolitan Jakarta yang tak terlepas oleh gadget. Hmmm jumat 17 Agustus sudah Mulai merasakan hari kemerdekaan Indonesia yang dimana pada perayaan tersebut terdampar berbagai macam perlombaan termasuk Enggrang. Ketika sedang asyik streaming do Youtobe Di gadget Andre tiba tiba muncul iklan dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":1916,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48],"tags":[263,119,264],"class_list":["post-1915","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-humaniora","tag-cerpen","tag-dian-ahmad-wibowo","tag-mencari-engrang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1915","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1915"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1915\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1916"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1915"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1915"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1915"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}