{"id":2473,"date":"2018-11-04T21:56:11","date_gmt":"2018-11-04T14:56:11","guid":{"rendered":"https:\/\/etnografi.online\/?p=2473"},"modified":"2018-11-04T21:58:09","modified_gmt":"2018-11-04T14:58:09","slug":"kartun-dwi-mekar-nanam-sayur-sayuran-untuk-go-green","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/2018\/11\/04\/kartun-dwi-mekar-nanam-sayur-sayuran-untuk-go-green\/","title":{"rendered":"Kartun Dwi Mekar, Nanam Sayur Sayuran untuk Go Green"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 14pt\"><strong>Tasikmalaya, Etnografi.id<\/strong> \u2013 Alam sudah tak bersahabat, \u00a0hal itu karena kita juga tida berteman dengan alam lingkungan, dari kata itu lah sekelompok pemuda yang tergabung di Karang Taruna dan warga di lingkungan Rukun Warga 03 Kampung Babakan Kalangsari, yang memberikan edukasi pemanfaatkan lahan untuk membudidaya tanaman \/ sayuran, sebagai refeksi dalam mencinta lingkungan alam semesta.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 14pt\">Kegiatan edukasi ini sebagai bagian dari program go green, yang mana masyarakat khusunya Babakan Kalangsari tau betapa pentingnya alam lingkungan ini, yang rusak dengan pola\u00a0 hidup zaman sekarang, untuk itu Warga dan para pemuda yang tergabung di Karang Taruna Dwi Mekar RW 03 Babakan Kalangsari yang bersinergi dengan program pemerintah Kota Tasikmalaya di Dinas Dinas\u00a0Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan\u00a0Perempuan, dan\u00a0Perlindungan Anak, memberikan edukasi terhadap betapa pentingnya mencinta lingkungan hidup dan bagaiman lingkungan berguna bagi kehidupan sehari hari. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 14pt\">Iwan Herdiawan, Sekertaris RW 03\u00a0 Babakan Kalangsari mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan Go Green yang di lakukan oleh Warga Masyarakat Babakan Kalangsari, apalagi tujuan dari Go Green\u00a0adalah tindakan penyelamatan bumi yang saat ini sudah mengalami kerusakan dan pemanasan global akibat dari ulah diri kita sendiri, untuk dengan adanya edukasi terhadap anak anak, dalam cara budidaya tanaman yang bermanfaat seperti sayuran Sawi, Cagbe rawit, boteng, \u00a0dan lain nya.Minggu (04\/11\/2018)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 14pt\">Area Kampung Ramah Anak sebagai pusat kegitan edukasi go green tersebut, tak kurang dari 200 Orang yang terlibat dari pagi hingga usai, dari mulai orang dewasa, muda dan anak anak bersuka ria dalam kegiatan tersebut.tambahnya<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 14pt\">Harap Iwan, Kegiatan ini dapat berlanjut dan tidak hanya hari ini saja, dan peran serta masyarakat dan para mitra usaha yang ada di lingkungan RW 03 Babakan Kalangsari, dapat terlihat dalam menghijaukan lingkungan ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;font-size: 14pt\">Go Green yang kali pertama dilakukan oleh warga masyarakat di lingkungan RW 03 Babakan Kalangsari ini, memberikan contoh betapa pentingnya pemanfaatan lingkungan bagi kehidupan yang lebih baik. pungkasnya ( dr).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tasikmalaya, Etnografi.id \u2013 Alam sudah tak bersahabat, \u00a0hal itu karena kita juga tida berteman dengan alam lingkungan, dari kata itu lah sekelompok pemuda yang tergabung di Karang Taruna dan warga di lingkungan Rukun Warga 03 Kampung Babakan Kalangsari, yang memberikan edukasi pemanfaatkan lahan untuk membudidaya tanaman \/ sayuran, sebagai refeksi dalam mencinta lingkungan alam semesta. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":2474,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[48],"tags":[332],"class_list":["post-2473","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-humaniora","tag-berita-tasik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2473","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2473"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2473\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2474"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2473"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2473"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/etnografi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2473"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}