{"id":636,"date":"2018-01-28T10:00:33","date_gmt":"2018-01-28T03:00:33","guid":{"rendered":"https:\/\/travelcuy.com\/?p=636"},"modified":"2018-01-28T03:29:37","modified_gmt":"2018-01-27T20:29:37","slug":"waktu-terbaik-menyaksikan-supermoon-31-januari-2018","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/waktu-terbaik-menyaksikan-supermoon-31-januari-2018\/","title":{"rendered":"Waktu Terbaik Menyaksikan Supermoon 31 Januari 2018"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TRAVELCUY.com :<\/strong>\u00a0Fenomena Supermoon di langit Indonesia yang jatuh pada tanggal 31 Januari ini akan menjadi fenomena langit langka di awal tahun 2018 ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tanggal itu, secara berturut-turut terjadi Supermoon dan Blue Moon, yang terakhir kali terjadi 150 tahun yang lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Supermoon adalah fenomena langit ketika bulan purnama berada pada titik orbitnya yang terdekat ke Bumi, sehingga tampak lebih terang dan 14 persen lebih besar dibanding ketika bulan berada pada titik terjauh dalam orbitnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Blue Moon atau Bulan Biru\u00a0merupakan bulan purnama kedua yang terjadi pada Bulan Januari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengamat astronomi dari LangitSelatan &#8211; media astronomi Indonesia, Avivah Yamani merinci proses awal hingga akhir fenomena langit langka nanti. Berikut data yang kami kutip dari tulisannya di situs LangitSelatan:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Waktu Indonesia Bagian Barat<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Awal Gerhana Penumbral 17:51:15 WIB<br \/>\nAwal Gerhana Sebagian 18:48:27 WIB<br \/>\nAwal Gerhana Total 19:51:47 WIB<br \/>\nPuncak Gerhana 20:31:00 WIB<br \/>\nAkhir Gerhana Total 21:07:51 WIB<br \/>\nAkhir Gerhana Sebagian 22:11:11 WIB<br \/>\nAkhir Gerhana Penumbral 23:08:27 WIB<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Waktu Indonesia Bagian Tengah<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Awal Gerhana Penumbral 18:51:15 WITA<br \/>\nAwal Gerhana Sebagian 19:48:27 WITA<br \/>\nAwal Gerhana Total 20:51:47 WITA<br \/>\nPuncak Gerhana 21:31:00 WITA<br \/>\nAkhir Gerhana Total 22:07:51 WITA<br \/>\nAkhir Gerhana Sebagian 23:11:11 WITA<br \/>\nAkhir Gerhana Penumbral 00:08:27 WITA \u2013 1 Februari 2018<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Waktu Indonesia Bagian Timur<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Awal Gerhana Penumbral 19:51:15 WIT<br \/>\nAwal Gerhana Sebagian 20:48:27 WIT<br \/>\nAwal Gerhana Total 21:51:47 WIT<br \/>\nPuncak Gerhana 22:31:00 WIT<br \/>\nAkhir Gerhana Total 23:07:51 WIT<br \/>\nAkhir Gerhana Sebagian 00:11:11 WIT \u2013 1 Februari 2018<br \/>\nAkhir Gerhana Penumbral 01:08:27 WI<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tak hanya di Indonesia, gerhana bulan total bisa dinikmati di belahan dunia lain. Amerika Serikat bagian barat seperti Alaska misalnya, adalah salah satu titik yang dapat menikmati fenomena ini secara lengkap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>(Vetra)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TRAVELCUY.com :\u00a0Fenomena Supermoon di langit Indonesia yang jatuh pada tanggal 31 Januari ini akan menjadi fenomena langit langka di awal tahun 2018 ini. Pada tanggal itu, secara berturut-turut terjadi Supermoon dan Blue Moon, yang terakhir kali terjadi 150 tahun yang lalu. Supermoon adalah fenomena langit ketika bulan purnama berada pada titik orbitnya yang terdekat ke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":637,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[649,648,647,516],"class_list":{"0":"post-636","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-travel-news","8":"tag-blue-moon","9":"tag-fenomena","10":"tag-gerhana-bulan","11":"tag-supermoon"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/636","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=636"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/636\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/media\/637"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=636"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=636"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=636"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}