{"id":813,"date":"2018-02-06T09:00:20","date_gmt":"2018-02-06T02:00:20","guid":{"rendered":"https:\/\/travelcuy.com\/?p=813"},"modified":"2018-02-06T14:18:59","modified_gmt":"2018-02-06T07:18:59","slug":"waduh-sopir-truk-tabrak-situs-unesco-nazca-lines-berusia-2-000-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/waduh-sopir-truk-tabrak-situs-unesco-nazca-lines-berusia-2-000-tahun\/","title":{"rendered":"Waduh! Sopir Truk Tabrak Situs UNESCO Nazca Lines Berusia 2.000 tahun"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TRAVELCUY.com &#8211;<\/strong> Seorang sopir truk ditangkap dan diadili setelah dirinya menabrak situs sejarah UNESCO Nazca Lines di Peru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melansir <em>ABCNews<\/em>, seorang sopir truk bernama Jainer Flores mengaku tidak sengaja melintas dan merusak salah satu situs paling misterius di dunia, lantaran tidak melihat adanya larangan melintas di kawasan tersebut pada Sabtu (3\/2\/2018).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alhasil, Nazca Lines yang sudah berusia 2.000 tahun itu pun dirusaknya dengan meninggalkan jejak ban. Jejak ban truk ini berada di area seluas 100 meter dan merusak bagian dari 3 geoglif berbaris lurus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pihak berwenang pun langsung menahan sopir truk ini. Saat ditanyai, Jainer Flores mengaku dia baru meilntas dan tidak mengenal kawasan gurun tersebut. Dia juga tidak melihat ada tanda larangan melintas di kawasan Nazca Lines.<\/p>\n<figure id=\"attachment_815\" aria-describedby=\"caption-attachment-815\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignright\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-815\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2018\/02\/peru-nazca-lines-2-gty-jt-180201_4x3_992-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2018\/02\/peru-nazca-lines-2-gty-jt-180201_4x3_992-300x225.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2018\/02\/peru-nazca-lines-2-gty-jt-180201_4x3_992-768x576.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2018\/02\/peru-nazca-lines-2-gty-jt-180201_4x3_992-80x60.jpg 80w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2018\/02\/peru-nazca-lines-2-gty-jt-180201_4x3_992-265x198.jpg 265w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2018\/02\/peru-nazca-lines-2-gty-jt-180201_4x3_992-696x522.jpg 696w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2018\/02\/peru-nazca-lines-2-gty-jt-180201_4x3_992-560x420.jpg 560w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2018\/02\/peru-nazca-lines-2-gty-jt-180201_4x3_992.jpg 992w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-815\" class=\"wp-caption-text\">Jejak ban dari truk yang dengan ilegal memasuki kawasan lindung Nazca Lines di Peru (abcnews)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun akhirnya dia dibebaskan, karena tidak cukupnya bukti yang memperlihatkan dia mengabaikan tanda-tanda peringatan tersebut. Namun pemerintah telah mengajukan banding, karena jaksa penuntut ingin pelaku dipenjara dan didenda. Karena terdapatnya laporan dia mengemudi di kawasan gurun untuk menghindari pembayaran tol.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nazca Lines merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO yang berada di Gurun Nazca, Peru, 400 km sebelah selatan dari Ibukota Lima. Gurun ini dipenuhi oleh garis-garis beragam bentuk yang disebut Geoglif. Sekitar 300 buah Geoglif tersebar di Gurun Nazca seluas 1.000 km persegi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Garis-garis Nazca terdiri dari 800 garis lurus, 300 garis geometris dengan aneka bentuk seperti orang atau wajah dan 70 bentuk garis yang menggambarkan hewan dan tumbuhan. Beberapa bentuk garisnya yang paling mudah dilihat adalah burung, laba-laba, monyet, burung, anjing dan juga manusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Garis-garis Nazca dikenal pula sebagai rangkaian geoglif. Yakni gambar di tanah yang dibuat dengan \u2018mencukil\u2019 batuan maupun tanah untuk menciptakan suatu bentuk datar. Para ahli percaya bahwa Nazca Lines dibuat oleh kebudayaan Nazca sekitar tahun 1 hingga 700 M.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kawasan Nazca Lines memiliki tanah yang rapuh. Bahkan para arkeolog jika ingin meneliti di sini menggunakan alas kaki dari busa khusus untuk mencegah kerusakan garis pada tanah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>(Vetra)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TRAVELCUY.com &#8211; Seorang sopir truk ditangkap dan diadili setelah dirinya menabrak situs sejarah UNESCO Nazca Lines di Peru. Melansir ABCNews, seorang sopir truk bernama Jainer Flores mengaku tidak sengaja melintas dan merusak salah satu situs paling misterius di dunia, lantaran tidak melihat adanya larangan melintas di kawasan tersebut pada Sabtu (3\/2\/2018). Alhasil, Nazca Lines yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":814,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[751,753,752,512],"class_list":{"0":"post-813","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-travel-news","8":"tag-nazca-lines","9":"tag-peru","10":"tag-situs-bersejarah","11":"tag-unesco"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/813","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=813"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/813\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/media\/814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=813"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=813"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/travelcuy\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=813"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}