Bebegig Ciamis Hipnotis Peserta Raimuna Jawa Barat XIII 2017

165

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Pada Pentas Seni Budaya Raimuna Jawa Barat XIII 2017, kontingen  Ciamis menampilkan Tarian Makalangan berkolaborasi dengan Bebegig khas Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis, Kamis (9/11/2017).

Menurut Pimpinan Kontingen Cabang Raimuna Jawa Barat XIII 2017, Ade Hilman mengatakan, pihaknya sengaja menampilkan Bebegig sebagai Ikon dari Kabupaten Ciamis agar Bebegig dikenal di Pramuka se Jawa Barat .

Selain pagelaran pentas seni budaya, kontingen Ciamis juga membantu mempromosikan potensi wisata dan makanan khas Ciamis yang dilakukan melalui pemberian materi di stand pameran setiap harinya.

“Inilah Ciamis dengan budaya lokalnya dan Bebegig sebagai salah satu ikon Kabupaten Ciamis. Kami mengenalkan budaya dan juga mempromosikan wisata di Kabupaten Ciamis pada kegiatan ini,”papar Ketua DKC Ciamis, Anjar Nugraha.

Menurut Wikipedia, Bebegig Sukamantri bukanlah orang-orangan sawah melainkan kesenian tari-tarian dari Ciamis yang menggunakan topeng kepala Singa seperti Topeng Barong dari Jawa dan Bali. Adapun yang membedakannya topeng ini mengenakan rambut gimbal dari susunan bunga rotan atau bunga caruluk yang disebut bubuai.


Bebegig berbeda dengan Barong di Jawa dan Bali karena Bebegig menggunakan rumbai-rumbai daun tanaman serta pada bagian belakang menggunakan lonceng sapi. Sedangkan topeng Bebegig mempunyai berat kurang lebih 20 Kg yang digunakan dengan cara dipikul seperti Ondel-ondel.

Dari segi bentuk, topeng Bebegig diilhami dari tokoh Bujang Ganong pada kesenian Reog Ponorogo yang dibawa pada perang Majapahit-Sunda di bawah kepimpinan Hayam Wuruk. Yang membedakaanya topeng Bebegig ialah berukuran besar sedangkan topeng pada Bujang Ganong berukuran wajah manusia yang memudahkan penari untuk melakukan akrobatik.

Anjar mengatakan, saat bebegig ditampilkan suasana  jadi semakin meriah dan ada yang terkagum-kagum melihat penampilan Bebegig. Bahkan tak sedikit yang ikut menari. (Pujitio/WP)

Berita lainnya

Beri komentar

Your email address will not be published.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses