Safari Literasi Ke-83, YRBK Sambangi Komunitas Teras Senja
wartapriangan.com, BERITA CIAMIS: Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) Saba Komunitas Literasi Teras Senja, Desa Ciulu Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Sabtu (02/03/2019)
Sebagai penggerak gerakan literasi di Jawa Barat, YRBK terus meningkatkan gerakan literasi kepada seluruh lapisan masyarakat dan kali ini merupakan Safari Literasi Edisi ke-83.
Pendiri YRBK, Sofian Munawar mengungkapkan bahwa Safari Literasi ini merupakan silaturahmi dengan pegiat literasi muda Komunitas Teras Senja sebagai pemantik agar tetap konsisten dalam mengkampanyekan dan membudayakan literasi dikalangan masyarakat.
“Merupakan hak setiap orang untuk belajar sepanjang hayat. Dengan meningkatkan kemampuan literasi masing-masing individu diharapkan dapat memberdayakan dan meningkatkan kualitas hidup baik itu secara individu, keluarga maupun dalam masyarakat,” ucap dia.
Secara luas, sifat litersi yang memiliki Multiple Effect dapat membantu pembangunan berkelanjutan, seperti memberantas kemiskinan, mengurangi angka kematian, pertumbuhan penduduk.
Sementara pegiat muda literasi Komunitas Teras Senja, Ali Awalu Ramadhan mengungkapkan awal terbentuk komunitas literasinya itu berangkat dari kegelisahan muda-mudi di wilayah Kecamatan Banjarsari terhadap minat baca masyarakat. Komunitas yang berdiri sejak tanggal 14 September 2019 ini menghimpun muda mudi dalam mengkampanyekan dan mendorong masyarakat untuk meningkatkan minat baca.
“Saya dan kawan kawan beserta para Agnia yang menghibahkan tempat dan buku buat perpustakaan kecil sebagai wahana untuk membaca. Dan setiap sore kita gelar lapak di Alun-alun Banjarsari bersama aktivis pemuda dan karang taruna,” jelasnya.
Ali berharap kepada para donatur atau para Agnia dan pemerintah Kabupaten Ciamis untuk turut membantu dalam peningkatan mutu dan kualitas serta fasilitas penunjang demi tewujudnya cita-cita mencerdaskan anak bangsa melalui literasi.
“Saya berharap uluran tangan dan bantuan pemerintah dalam hal ini. Karena fasilitas tempat pun kami masih meminjam dari warga dan buku pun masih banyak kekurangan,” harapan Ali. (F. Haq)









