Tangani Sampah di Ciamis, Pemda Buat Bank Induk

wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupten Ciamis yang kali ini Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup mulai membenahi persoalan sampah di Ciamis. Cara tersebut dilakukan dengan mensosialisasikan operasi pengelolaan Bank Sampah Induk yang bertempat di Dusun Cikatomas, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing.

“Kami membentuk Bank Sampah Induk Paguyuban Sapu Nyere dari Tenaga Harian Lepas (THL) yang menjadi lembaga sosial masyarakat dan bergerak dalam hal pelatihan dan pembinaan pengolahan sampah,” kata Kepala Bidang Kebersihan Persampahan dan Pertamanan, Bayu Rakhmana melalui sambungan telepon, Rabu (08/08/2018).

Menurut Kabid Kebersihan Persampahan dan Pertamanan, Bayu Rakhmana melalui Agus Kurnia, Teknisi 3R (Reuse Reduce Recycle) menerangkan, dalam kurun waktu satu bulan,  Bank Sampah Induk (BSI) mengelola 10.905 Kg sampah di Ciamis yang datang dari masyarakat untuk dijual.

“Alur kerjanya adalah sampah dipilah sesuai jenis oleh masyarakat itu sendiri, setelah itu mereka setorkan kepada kita sembari kita lakukan pembukuan untuk mencatat pemasukan sampah dari masyarakat atau unit bank sampah yang nantinya dibuat buku tabungan yang diuangkan,” terangnya Agus saat ditemui Warta Priangan di Bank Sampah Induk, Dusun Cikatomas, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing.

Sampah Plastik yang siap dikirim ke Pabrik untuk di Daur Ulang (Foto : Helmi Razu Noviansyah/WP)

Sebelum dilakukan proses pencacahan, lanjutnya, sampah dipilah kembali oleh petugas karena secara garis besar sampah terbagi menjadi dua, yaitu Organik dan Anorganik.

“Sampah Anorganik seperti plastik kita cacah terlebih dahulu disini dan nantinya kita kirim ke pabrik untuk dilakukan proses daur ulang. Sedangkan sampah Organik langsung kita endapkan dengan kurun waktu 3 bulan yang nantikan kita produksikan sebagai kompos,” lanjutnya.

Ia menambahkan, kedepannya pemerintah membuat bank sampah minimal persatu desa untuk membenahi sampah di Ciamis.

“Saat ini saja sudah 21 Desa yang meminta untuk diberikan pelatihan pengolahan sampah, dan jumlah tersebut pastinya akan bertambah mengingat sudah banyak masyarakat yang sadar akan lingkungan,” tambahnya. (Helmi Razu Noviansyah/WP)

bank sampahberita ciamislingkungan hiduppemkab ciamis
Comments (0)
Add Comment