wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Mengunjungi makam atau kuburan sanak saudara yang sudah meninggal atau dikenal dengan istilah nyekar, sudah menjadi tradisi wajib bagi umat muslim menjelang Ramadan. Momen tersebut menjadi berkah bagi sebagian orang, salahsatunya pembersih makam.
Sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) seperti di Cinehel,Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya,Jawa Barat, Minggu (05/05/2019) ramai dikunjungi warga untuk berziarah membersihkan kuburan keluarganya.
Menurut Emid (75) warga yang mengaku tinggal di Kampung Cinehel, Kelurahan Nagalasari, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, sejak sepekan menjelang bulan puasa lokasi pemakaman di Cinehel setiap hari ramai dikunjungi warga. Baik penduduk setempat maupun yang datang dari luar kota untuk sekadar berziarah ke pemakaman keluarganya.
Situasi keramaian warga datang ke pemakaman itu, ternyata membawa berkah bagi sebagian warga dengan menawarkan jasa membersihkan kuburan.
“Lumayan jasa yang didapatkan dari para pengunjung rata-rata antara Rp.25 ribu hingga Rp.50 ribu per hari,” kata Emid yang mengaku sudah sepuluh tahun menekuni pekerjaan tersebut.
Ia menjelaskan, pekerjaannya sehari-hari sebagai pengayuh becak, namun karena usianya yang sudah renta, sejak sepuluh tahun terakhir dirinya beralih profesi menawarkan jasa membersihkan kuburan di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cinehel, Kota Tasikmalaya.
Biasanya kalau tiap hari Jumat menjelang Ramadhan, warga ramai berkunjung untuk berziarah ke makam keluarganya. Sekarang, penghasulan ada peningkatan hingga dua kali lipat,” katanya.
Emid menuturkan, kalau hari Jumat, sejak pagi banyak warga yang alih profesi baik menawarkan jasa sebagai pembersih bahkan bersedia membacakan doa dan Yasin, karena jasa ditawarkan itu penghasilannya lumayan.
Menurut dia, dari hasil membersihkan Makam, bisa membawa pulang kisaran Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per hari, dan hari Jumat mencapai Rp100 ribu. (Andri Ahmad Fauzi/WP)