{"id":16632,"date":"2015-12-03T14:41:18","date_gmt":"2015-12-03T07:41:18","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=16632"},"modified":"2018-02-07T11:10:17","modified_gmt":"2018-02-07T04:10:17","slug":"1-16632-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2015\/12\/03\/1-16632-2\/","title":{"rendered":"Demi Cinta Polwan Cantik, Bripda Ricky Nekat Tembak Kepala Sendiri"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-nasional\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>BERITA NASIONAL<\/strong>.<\/a>\u00a0<\/strong>Demi mempertahankan cintanya pada seorang polwan, seorang polisi berpangkat Brigadir Dua nekat menembak kepalanya sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Adalah\u00a0Brigadir Polisi Dua (Bripda) Ricky Ricardo, polisi yang bertugas pada Satuan Reserse dan Kriminal Polres Mamuju, Sulawesi Barat. Dia tewas seketika pada, Rabu (2\/12\/2015), setelah menembak kepalanya sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Aksi nekat dilakukan karena masalah asmara dengan pacarnya, seorang polwan di\u00a0Polsek Kaluku, Kabupaten Mamuju, Bripda Fitri.\u00a0\u201cIa hanya khilaf dan lagi emosional saat cekcok dengan pacarnya,\u201d ujar Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pudji Hartanto.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Sebelum menembak kepalanya, Ricky sempat bepergian bareng Fitri dengan mengendarai mobil Honda Brio berplat nomor DC 37 RR.\u00a0Di dalam mobil, mereka cekcok karena Fitri tiba-tiba menyatakan minta memutuskan hubungan asmaranya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Kabarnya, Ricky mau melamar Fitri untuk dinikahi, namun orangtua Fitri menolak kerena perbedaan keyakinan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Mantan ajudan Kapolres Mamuju itu pun tak terima penolakan itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Di Jalan KS Tubun, Mamuju, Rabu, sekitar pukul 10.45, Ricky langsung menembak kepalanya pada belakang telinga kanan menggunakan pistol jenis revolver di hadapan Fitri.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Setelah itu, Ricky pun dilarikan ke Unit Gawat Darurat RS Mitra Manakarra, Mamuju.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Menurut dokter yang sempat menangani, terdapat sisa proyektil peluru pada bagian kepala Ricky.\u00a0Tembakan itu membuat kepala Ricky luka serius dan darah mengalir tiada henti.\u00a0Dokter pun menyarankan agar dirujuk ke rumah sakit di Makassar, Sulawesi Selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Namun, di Kabupaten Polewali Mandar, saat perjalanan menuju Makassar, Ricky menghembuskan napas terakhir.\u00a0Mobil ambulans pun langsung balik arah ke Mamuju membawa jenazah Ricky.\u00a0\u201cKeluarga almarhum sedang berkumpul di Mapolres sementara menunggu untuk dilakukan pemakaman,\u201dujar Kapolres Mamuju, AKBP Eko Wagiyanto saat dihubungi, Rabu sore.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Sebelum pemakaman, polisi menawarkan otopsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Namun menurut Eko, pihak keluarga menolak karena menganggap peristiwa tersebut adalah musibah.\u00a0Ricky rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya di Kalumpang, Mamuju.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>sumber : jabarpublisher.com<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA NASIONAL.\u00a0Demi mempertahankan cintanya pada seorang polwan, seorang polisi berpangkat Brigadir Dua nekat menembak kepalanya sendiri. Adalah\u00a0Brigadir Polisi Dua (Bripda) Ricky Ricardo, polisi yang bertugas pada Satuan Reserse dan Kriminal Polres Mamuju, Sulawesi Barat. Dia tewas seketika pada, Rabu (2\/12\/2015), setelah menembak kepalanya sendiri. Aksi nekat dilakukan karena masalah asmara dengan pacarnya, seorang polwan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":16634,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[36],"class_list":["post-16632","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","tag-berita-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16632","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16632"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16632\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16632"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16632"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16632"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}