{"id":16815,"date":"2015-12-05T19:37:08","date_gmt":"2015-12-05T12:37:08","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=16815"},"modified":"2017-11-16T14:46:19","modified_gmt":"2017-11-16T07:46:19","slug":"16815-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2015\/12\/05\/16815-2\/","title":{"rendered":"Perempuan Cantik Asal Garut Ini Ditemukan Tewas di Kamar Kontrakannya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><strong>wartapriangan.com,\u00a0<a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/kabar-jabar\/\">BERITA JAWA BARAT<\/a><\/strong>.\u00a0Wanita muda berinisial DS (25), ditemukan tidak bernyawa di kamar kosnya di Kampung Sirnagalih Desa Sekarwangi, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (3\/12\/2015).<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Diketahui DS bersama suaminya Hendi (30), pasangan muda asal Kabupaten Garut, Jabar. Sebelumnya kedua pasangan itu sempat adu mulut dan DS menghilang sejak hari Minggu, (30\/11\/2015). Ketika di telepon suaminya, DS mengaku ada di tempat saudaranya, padahal yang sebenarnya DS berada di rumah kontrakannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Keesokan harinya dihubungi telepon selulernya lagi oleh Hendy, sudah tidak bisa sambung lagi karena ponselnya tidak aktif. Sementara itu, menurut informasi yang berhasil dihimpun,\u00a0warga Kampung Cilisung,Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu itu diduga meninggal dunia usai menenggak minuman keras dan obat-obatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Hendi, mengakui tidak menyangka jika istrinya akan\u00a0meregang nyawa\u00a0dengan cara tidak wajar. Hendi juga mengatakan, menjelang kejadian, DS mengaku sedang di rumah bibinya di Garut padahal mungkin DS hanya dalih belaka.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\u201cSaya yakin dia dicekok, dia memang suka minum. Obat-obatan juga saya baru lihat. Saya yakin dia tidak sendirian. Saya yakin semuanya akan terkuak jika HP itu dibuka,\u201d jelas Hendi.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Kapolsek Soreang, Kompol Djoko Wardoyo kepada Tabloid Bongkar membenarkan, telah ditemukannya mayat jenis kelamin wanita, yang belakangan diketahui bernama DS. Berawal kecurigaan pemilik kontrakan Sopi Badriatul (32), saat melihat motor DS di depan kamarnya namun\u00a0suasana sangat sepi, begitu pula DS tidak terlihat keluar dari kamar kontrakannya sejak Rabu (2\/12\/2015).<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Sopi pun bergegas membuka pintu kamar DS yang tidak terkunci lalu menemukan perempuan tersebut tergeletak di atas tempat tidur dengan kondisi tidak bernyawa. Sopi pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Soreang.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\u201cKami langsung ke lokasi kejadian dan membawa DS ke RSUD Soreang. Tapi pihak keluarga meminta DS tidak diautopsi dan langsung dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan,\u201d kata\u00a0Kapolsek di Mapolsek Soreang, Kamis (3\/12\/2015).<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Lebih lanjut dikatakan oleh Kapolsek, di kamar DS terdapat bekas muntahan dan botol berisi minuman keras merek vodca. Selain itu juga, ditemukan obat-obatan seperti Tramadol, FG Troches, dan Trihexifenidil serta sejumlah minuman ringan dan rokok.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">\u201cSaat ditemukan Sopi pemilik Kontrakan, tubuh DS sudah berbaring dan terbujur kaku serta mulut berbusa, dan masih berpakaian lengkap . Diduga meninggal sekitar 24 jam sebelum ditemukan. Diduga akibat over dosis,\u201d katanya,\u201dpungkas Kapolsek.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sumber: Tabloid Bongkar<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com,\u00a0BERITA JAWA BARAT.\u00a0Wanita muda berinisial DS (25), ditemukan tidak bernyawa di kamar kosnya di Kampung Sirnagalih Desa Sekarwangi, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (3\/12\/2015). Diketahui DS bersama suaminya Hendi (30), pasangan muda asal Kabupaten Garut, Jabar. Sebelumnya kedua pasangan itu sempat adu mulut dan DS menghilang sejak hari Minggu, (30\/11\/2015). Ketika di telepon [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[33],"tags":[32],"class_list":["post-16815","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kabar-jabar","tag-berita-jawa-barat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16815","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16815"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16815\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16815"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16815"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16815"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}