{"id":19794,"date":"2016-01-22T09:08:08","date_gmt":"2016-01-22T02:08:08","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=19794"},"modified":"2016-01-22T09:08:08","modified_gmt":"2016-01-22T02:08:08","slug":"aniaya-warga-hingga-terluka-anggota-geng-motor-tasik-diringkus-aparat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/01\/22\/aniaya-warga-hingga-terluka-anggota-geng-motor-tasik-diringkus-aparat\/","title":{"rendered":"Tak Terima Disalip, Geng Motor di Tasikmalaya Pukuli Seorang Remaja"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">wartapriangan.com, <strong><a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA TASIKMALAYA<\/a><\/strong>. Kelakuan anggota geng motor di Tasikmalaya sudah seperti raja jalanan. Pasalnya, akibat tak terima iring-iringan konvoinya disalip pengendara motor lain, mereka tega menganiaya seorang warga hingga harus dilarikan ke puskesmas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ya, dua remaja yang diduga sebagai anggota geng motor di Tasikmalaya harus meringkuk di balik jeruji besi Polsek Mangkubumi setelah ditangkap polisi. Mereka diringkus atas tuduhan menganiaya seorang remaja yang tengah melintas di jalan Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Selasa malam (20\/1).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapolsek Mangkubumi, Iptu Suyitno mengatakan kedua anggota geng motor tersebut yaitu Y dan M. Keduanya \u00a0merupakan warga Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_19810\" aria-describedby=\"caption-attachment-19810\" style=\"width: 358px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-19810\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/gt-300x180.jpg\" alt=\"Kedua pelaku anggota geng motor di Tasikmalaya yang berhasil diamankan aparat. (foto: andri\/wp)\" width=\"358\" height=\"215\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19810\" class=\"wp-caption-text\">Kedua pelaku anggota geng motor di Tasikmalaya yang berhasil diamankan aparat. (foto: andri\/wp)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua remaja tersebut, menganiaya Ridwan warga Lewo, Kecamatan Bungursari. Mereka diduga tersulut emosi karena korban mendahului iring-iringan konvoi kawanan geng motor pelaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201dYa, mereka menganiaya korban saat korban hendak mendahului pelaku yang pada saat itu sedang melakukan konvoi dengan berjumalah sembilan orang. Tiba-tiba pelaku memukuli korban hingga korban terluka dan harus dilarikan ke puskesmas terdekat,\u201d terang kapolsek pada Warta Priangan, Kamis malam (21\/01).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beruntung, peristiwa tersebut diketahui warga yang pada saat itu sedang melintas sehingga korban bisa diselamatkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah itu, aparat kepolisian mengamankan para anggota geng motor tersebut, \u201cIni sudah sangat bahaya.\u00a0 Beruntung korban masih bisa diselamatkan,\u201d pungkas kapolsek. <strong>(Andri\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kelakuan anggota geng motor di Tasikmalaya sudah seperti raja jalanan. Pasalnya, akibat tak terima iring-iringan konvoinya disalip pengendara motor lain, mereka tega menganiaya seorang warga hingga harus dilarikan ke puskesmas. Ya, dua remaja yang diduga sebagai anggota geng motor di Tasikmalaya harus meringkuk di balik jeruji besi Polsek Mangkubumi setelah ditangkap polisi. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":19810,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-19794","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19794","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19794"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19794\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19794"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19794"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19794"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}