{"id":21441,"date":"2016-02-09T15:11:34","date_gmt":"2016-02-09T08:11:34","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=21441"},"modified":"2016-02-09T15:11:34","modified_gmt":"2016-02-09T08:11:34","slug":"kreatif-kelurahan-ciamis-membuat-taman-lengkeng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/02\/09\/kreatif-kelurahan-ciamis-membuat-taman-lengkeng\/","title":{"rendered":"Kreatif! Kelurahan Ciamis Membuat Taman Lengkeng"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>.\u00a0Jika di Alun-Alun Ciamis ada Taman Anggur, di Kelurahan Ciamis kini\u00a0 dibangun Taman Lengkeng. Ya, taman ini dibuat atas inisiatif lurah dan pegawai Kelurahan Ciamis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Lurah Ciamis, Aji Rauf, taman ini dibuat dengan memanfaatkan lahan yang ada di halaman Kelurahan Ciamis. Uniknya, Taman Lengkeng dibangun menggunakan barang-barang bekas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kolam dan tempat duduk yang terdapat di sana bahan bakunya dari keramik bekas yang dikumpulkan dari warga. Potnya pun dibuat dari ember bekas yang dicat agar terlihat lebih indah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Taman Lengkeng ini mulai dibangun sejak Oktober 2015 lalu.\u201dMemang agak lama pembangunanya. Karena dananya bukan dari pemeritah, ini swadaya pegawai kelurahan dan warga. Jadi kalau ada bahan sudah terkumpul dan ada dananya dari donatur sedikit-sedikit kita bangun,\u201d terangnya pada Warta Priangan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_21443\" aria-describedby=\"caption-attachment-21443\" style=\"width: 372px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-21443\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/taman-lengkeng-ciamis-300x200.jpeg\" alt=\"foto: dena a kurnia\" width=\"372\" height=\"248\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-21443\" class=\"wp-caption-text\">foto: dena a kurnia<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aji Rauf juga menjelaskan, taman ini dikerjakan oleh pegawai kelurahan. \u201cKita tidak membayar tukang untuk membuatnya. Pengerjaanya oleh pegawai kelurahan, kalau ada waktu luang kita kerjakan sebelum bubar. Ada warga yang membatu itu pun tidak kita bayar, sukarela saja,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masih menurut Aji Rauf, asal mula penamaan Taman Lengkeng karena terdapat dua pohon lengkeng di sekitar taman tersebut. \u201cKalau kita duduk di kursi yang ada di sana sejuk, karena rimbun oleh pohon lengkeng. Maka kita sebut taman lengkeng\u201d. <strong>(Dena A. Kurnia\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.\u00a0Jika di Alun-Alun Ciamis ada Taman Anggur, di Kelurahan Ciamis kini\u00a0 dibangun Taman Lengkeng. Ya, taman ini dibuat atas inisiatif lurah dan pegawai Kelurahan Ciamis. Menurut Lurah Ciamis, Aji Rauf, taman ini dibuat dengan memanfaatkan lahan yang ada di halaman Kelurahan Ciamis. Uniknya, Taman Lengkeng dibangun menggunakan barang-barang bekas. Kolam dan tempat duduk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":21443,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-21441","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21441","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21441"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21441\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21441"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21441"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21441"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}