{"id":21449,"date":"2016-02-09T21:30:30","date_gmt":"2016-02-09T14:30:30","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=21449"},"modified":"2016-02-09T21:30:30","modified_gmt":"2016-02-09T14:30:30","slug":"longsor-di-tasikmalaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/02\/09\/longsor-di-tasikmalaya\/","title":{"rendered":"Waduh&#8230; Belasan Jenazah Terbawa Longsor di Tasikmalaya"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-tasikmalaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA TASIKMALAYA<\/a>.<\/strong> Hujan deras menyebabkan bencana tanah<a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-tasikmalaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> longsor di Tasikmalaya<\/a>, Jawa Barat. Hektaran lahan pertanian milik warga terbawa arus longsor. Selain itu, longsor juga menggerus areal pemakaman umum.<\/p>\n<p>Informasi tentang peristiwa<a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-tasikmalaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"> longsor di Tasikmalaya<\/a> yang menimpa areal pertanian milik warga dan pemakaman itu diperoleh dari Usman, juru kunci makam.<\/p>\n<p>&#8220;Longsor terjadi sekitar jam tiga dinihari, tinggi tanah sampai 50 meter, itu berasal dari tanah pertanian warga dan tanah pemakaman umum,&#8221; terang Usman pada Warta Priangan.<\/p>\n<p>Masih menurut Usman, selain lahan pertanian dan areal pemakaman, longsoran tanah juga menimbun tiga kolam ikan milik warga setempat.<\/p>\n<p><strong>BELASAN JENAZAH TERBAWA LONGSOR, TIGA SUDAH DIEVAKUASI, SISANYA MASIH DICARI (Halaman selanjutnya&#8230;)<\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-tasikmalaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Longsor di Tasikmalaya<\/a> yang menggerus areal pemakaman umum tersebut terjadi di wilayah Karangmukti, Salawu, Tasikmalaya. Akibat dari longsor tersebut, belasan jenazah tergusur oleh material longsor.<\/p>\n<p>&#8220;Ada belasan jenazah. Kebanyakan jenazah yang sudah terkubur puluhan tahun lamanya,&#8221; terang Usman.<\/p>\n<p>Informasi serupa juga diperolah dari IPDA Atang, Wakapolsek Salawu.<\/p>\n<p>&#8220;Informasi awal berasal dari warga, katanya ada tangah longsor dekat lokasi pemakaman. Beberapa makam bahkan dipastikan terbawa longsor. Sampai saat ini, sudah tiga jenazah berhasil dievakuasi,&#8221; terang IPDA ATANG.<\/p>\n<p><strong>PULUHAN JENAZAH LAINNYA TERANCAM LONGSOR SUSULAN (Halaman selanjutnya&#8230;)<\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p>Menurut Usman dan warga sekitar, sejumlah jenazah terlihat menempel di dinding longsoran tanah.<\/p>\n<p>&#8220;Yang sudah dievakuasi langsung diberi kain kafan lagi, diikat lagi. Perkiraan masih ada sekitar tujuh jenazah yang terbawa longsoran tanah,&#8221; tamab Usman.<\/p>\n<p>Beruntung <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-tasikmalaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">longsor di Tasikmalaya<\/a> yang terjadi Selasa dini hari tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Polisi dibantu warga terus berusaha mengevakuasi jenazah yang terbawa longsoran. Akibat longsor ini kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, dan puluhan jenazah lainnya terancam longsor susulan. <strong>(Andri\/WP)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Hujan deras menyebabkan bencana tanah longsor di Tasikmalaya, Jawa Barat. Hektaran lahan pertanian milik warga terbawa arus longsor. Selain itu, longsor juga menggerus areal pemakaman umum. Informasi tentang peristiwa longsor di Tasikmalaya yang menimpa areal pertanian milik warga dan pemakaman itu diperoleh dari Usman, juru kunci makam. &#8220;Longsor terjadi sekitar jam tiga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":21452,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19],"class_list":["post-21449","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21449","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21449"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21449\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21449"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21449"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21449"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}