{"id":21504,"date":"2016-02-10T20:29:40","date_gmt":"2016-02-10T13:29:40","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=21504"},"modified":"2016-02-10T20:29:40","modified_gmt":"2016-02-10T13:29:40","slug":"21504-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/02\/10\/21504-2\/","title":{"rendered":"Ratusan Warga Satu Kampung di Ciamis Terserang Diare"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>.\u00a0Sedikitnya 135 orang warga terserang penyakit diare. Kejadian diare masal tersebut merupakan kali pertama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala UPTD Puskesmas Panawangan, Hamlan, menerangkan pihaknya mendapat laporan dari pemerintah setempat bahwa warga Dusun Sudimara Desa Panawangan terserang penyakit diare sejak tanggal 4 Februari 2016. Mendapat laporan tersebut pihaknya langsung terjun ke lapangan untuk melihat kondisi lokasi dan melakukan penanganan kepada warga yang terserang penyakit diare.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kejadianya tidak secara masal sekaligus awalnya hanya beberapa orang saja. Namun setiap harinya warga yang mengalami gejala diare di dusun tersebut terus bertambah. Sehingga bertambah hingga mencapai 135 orang. Bahkan kami mendirikan posko kesehatan di balai dusun,&#8221; ungkapnya, Rabu (10\/02).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian Hamlan menambahkan dari ratusan warga yang mengalami gejala diare, dua orang sempat dirawat. &#8220;Untuk mengantisipasi bertambahnya warga yang terserang diare, setiap warga yang mengalami gejala kita periksa supaya tidak sampai terkena diare,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>INI YANG DIDUGA MENJADI PENYEBAB RATUSAN WARGA TERSEBUT TERSERANG DIARE (Baca selanjutnya&#8230;)<\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, dr Yoyo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Akan tetapi, sejauh ini pihaknya belum memastikan secara komprehensip apa penyebab 135 warga Panawangan terserang diare.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Secara pasti kami belum menentukan apa penyebabnya warga daerah Sudimara terserang diare. Tetapi, analisis sementara kami setelah mengecek ke lapangan. Diduga penyebabnya sementara bukan dari makanan, tapi kami mencurigai dari air yang dikonsumsi warga. Sehingga kami pun membawa sampel air yang bersumber dari mata air Ciwarung,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut dr. Yoyo menjelaska sampel mata air Ciwarung yang diduga menjadi penyebab warga terserangnya diare tersebut, kemudian diuji lab. &#8220;Karena pengaruh kemarau panjang, sekarang musim hujan, dugaan kami pada air tersebut terdapat bakteri yang mengakibatkan diare. Mudah-mudahan, hasil uji lab, bisa kami dapatkan hasilnya dua minggu lagi. Dan kami pun saat ini belum bisa memastikan apa penyebab 135 orang warga terserang diare,&#8221; pungkasnya.<strong> (Sarif Hidayat\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.\u00a0Sedikitnya 135 orang warga terserang penyakit diare. Kejadian diare masal tersebut merupakan kali pertama. Kepala UPTD Puskesmas Panawangan, Hamlan, menerangkan pihaknya mendapat laporan dari pemerintah setempat bahwa warga Dusun Sudimara Desa Panawangan terserang penyakit diare sejak tanggal 4 Februari 2016. Mendapat laporan tersebut pihaknya langsung terjun ke lapangan untuk melihat kondisi lokasi dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":21505,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-21504","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21504","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21504"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21504\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21504"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21504"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21504"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}