{"id":21585,"date":"2016-02-11T22:17:36","date_gmt":"2016-02-11T15:17:36","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=21585"},"modified":"2016-02-11T22:17:36","modified_gmt":"2016-02-11T15:17:36","slug":"susuru-panawangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/02\/11\/susuru-panawangan\/","title":{"rendered":"Mantap! Daerah di Ciamis Ini Jadi Percontohan Kerukunan Umat Beragama se-Jabar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>.\u00a0Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III Siliwangi, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Hadi Prasojo menyambangi Pendopo Kabupaten Ciamis. Kedatangannya ke Tatar Galuh ini karena merasa tertarik oleh kerukunan beragama yang ada di salah satu daerah\u00a0Kabupaten Ciamis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTempat ini sangat kondusif. Saya itu baru tahu kalau di tempat ini ada daerah yang warga antar umat beragamanya sangat baik,\u201d ujar Mayjen Hadi Prasojo., Kamis (11\/02) sekitar pukul 16.00 WIB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengungkapkan, meski pernah ada beberapa orang yang diduga bergabung dengan kelompok Gafatar dan kelompok radikal ISIS, ia menilai secara keseluruhan kerukunan beragama yang ada di Kabupaten Ciamis ini baik. Sehingga akan dijadikan contoh ke daerah-daerah yang ada di Jawa Barat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cItu masalah dengan orang per orang. Secara keseluruhan tentu patut dicontoh. Saya akan jadikan ini sebagai percontohan di Jawa Barat,\u201d ucap pria kelahiran Trenggalek Jawa Timur itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>DI DAERAH INI UMAT ISLAM DAN KRISTEN HIDUP BERDAMPINGAN, BERGOTONG ROYONG BANGUN MASJID DAN GEREJA (Baca selanjutnya&#8230;)<\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga mengaku sangat bangga dengan kehidupan yang ada di Dusun Susuru, Desa Kertayasa, Kecamatan Panawangan. Mereka sanggup bergotong royong membangun gereja atau membangun masjid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMereka membuat saya tertarik. Meski bukan seagama dia mampu bergotong royong membangun gereja atau membangun masjid. Akan diperlihatkan bahwa ternyata ada saudara kita yang tidak saling gontok-gontokan meski mereka berbeda agama dan hidup saling berdampingan\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bupati Kabupaten Ciamis, H. Iing Syam Arifien mengatakan, Dusun Susuru Desa Kertayasa Kecamatan Panawangan adalah aset Tatar Galuh. Kerukunan dan keramahan mereka membuat bangga seluruh pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBerbicara kerukunan beragama di Ciamis ini mempunyai contoh yang sangat mendasar. Di satu dusun yang ada di Desa Kertayasa kan ada gereja ada masjid, ada aliran kepercayaan lain. Itu dalam satu kompleks yang sama tapi mereka hidupnya rukun sekali. Itu aset kita yang harus dijaga,\u201d ucap dia. <strong>(Rizal Nurdiana\/Dena A. Kurnia\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.\u00a0Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III Siliwangi, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Hadi Prasojo menyambangi Pendopo Kabupaten Ciamis. Kedatangannya ke Tatar Galuh ini karena merasa tertarik oleh kerukunan beragama yang ada di salah satu daerah\u00a0Kabupaten Ciamis. \u201cTempat ini sangat kondusif. Saya itu baru tahu kalau di tempat ini ada daerah yang warga antar umat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":21587,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-21585","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21585","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21585"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21585\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21585"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21585"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21585"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}