{"id":21649,"date":"2016-02-12T17:04:43","date_gmt":"2016-02-12T10:04:43","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=21649"},"modified":"2016-02-12T17:04:43","modified_gmt":"2016-02-12T10:04:43","slug":"densus-88-tangkap-tersangka-teroris-di-ciamis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/02\/12\/densus-88-tangkap-tersangka-teroris-di-ciamis\/","title":{"rendered":"Ngeri! Siang Tadi Densus 88 Tangkap Tersangka Teroris di Ciamis"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS.<\/a><\/strong> Isu teroris di Ciamis lagi-lagi mengemuka. Siang tadi, Jumat (12\/02), sekira jam 10.30, aparat gabungan dari Tim Tindak Densus 88 Mabes POLRI, Satgas Anti Teror dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan penangkapan terhadap tersangka teroris di Kabupaten Ciamis.<\/p>\n<p>Kabar tentang adanya penangkapan dua orang tersangka teroris di Ciamis tersebut berawal dari informasi di jejaring BBM milik redaksi Warta Priangan. Dalam pesan tersebut, disebutkan tim gabungan menangkap dua orang tersangka teroris di Kabupaten Ciamis.<\/p>\n<p>Dua orang tersangka teroris di Ciamis ini diduga terkait dengan kelompok AH, Ddg, Dg dan Hm, yang tak lain para tersangka teroris yang beberapa waktu lalu digaruk tim gabungan di daerah Cirebon dan Sumedang.<\/p>\n<p>Salah seorang yang ditangkap di Ciamis dikabarkan sedang dipersiapkan untuk menjadi pengantin (pelaku) bom bunuh diri pada penyerangan ke Markas Polda Metro Jaya. Kabarnya, informasi ini diperoleh dari hasil percakapan tersangka dengan AH.<\/p>\n<p><strong>IDENTITAS TERSANGKA, TERNYATA DUA-DUANYA BUKAN ORANG CIAMIS (Halaman selanjutnya\u2026)<\/strong><br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p>Menurut pesan BBM yang masuk ke redaksi Warta Priangan tersebut, identitas dua orang tersangka teroris di Ciamis yang ditangkap tadi siang ternyata menunjukkan keduanya bukan orang Ciamis. Yang pertama bernama Khd bin AL alias Hz alias Am. Pria ini lahir di Pemalang, 21 Mei 1991. Pekerjaan pengangguran, dan beralamat asal di Dusun Warung Pring, Desa Warung Pring, Kecamanatan Warung Pring, Kabupaten Pemalang. Kd inilah yang disiapkan untuk menjadi pengantin bom bunuh diri ke Markas Polda Metro Jaya.<\/p>\n<p>Tersangka kedua bernama LA, lahir di Tasikmalaya, 28 Februari 2000. Remaja yang baru berusia 14 tahun ini aktiitas sehari-harinya sebagai santri dan sebelumnya pernah tinggal di Pondok Pesantren Anshorullah, Cisaga, Ciamis dan di Dapur Yatim, Bandung.<\/p>\n<p>Kedua tersangka teroris di Ciamis itu ditangkap di Dusun Sambungjaya, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tepat di depan rumah almarhum Fauzan Al Anshari, yang beberapa waktu lalu juga sempat dinyatakan sebagai tersangka teroris.<\/p>\n<p><strong>POLISI BELUM BICARA, WARGA BERSAKSI (Halaman selanjutnya\u2026)<\/strong><br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p>Beberapa kali Warta Priangan mencoba mengakses informasi terkait penangkapan tersangka teroris di Ciamis ke pihak kepolisian, namun hingga tulisan ini dibuat, belum ada keterangan resmi. Pihak kepolisian di Ciamis belum bisa memberikan keterangan.<\/p>\n<p>Namun demikian, warga di sekitar lokasi kejadian membenarkan adanya peristiwa penangkapan.<\/p>\n<p>\u201cBenar, tadi pagi sekitar jam 10 lebih ada peristiwa penangkapan. Dua orang ditangkap. Tapi kejadiannya cepat sekali, hanya beberapa menit,\u201d terang salah seorang warga. Untuk alasan keamanan, identitas para warga yang menjadi saksi mata tidak akan ditayangkan oleh Warta Priangan.<\/p>\n<p>Saksi mata lainnya, masih warga sekitar, juga membenarkan adanya kejadian penangkapan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cAda dua orang yang ditangkap, yang satu tinggi, yang satu lagi pendek. Yang menangkap sekitar enam orang, semuanya pakaian preman dan memegang pistol. Kejadiannya cepat sekali. Dua orang yang ditangkap dimasukkan ke dalam mobil GrandMax, plat nomor Jakarta,\u201d terang saksi mata lain.<\/p>\n<p>Menurut saksi mata, selain satu unit mobil GrandMax, aparat juga datang dengan dua unit sepeda motor. Kemungkinan, target tersangka teroris di Ciamis itu sudah diincar sejak malam hari. Kedua orang tersebut keluar dari Pondok Pesantren Anshorulloh lewat jalan belakang, lalu menuju jalan besar melalui gang kecil. Mereka bermaksud menunggu bis. Namun sesaat sebelum naik bis, mereka keburu ditangkap aparat.<\/p>\n<p><strong>APARAT GABUNGAN MENYITA BARANG BUKTI BERUPA SENJATA (Halaman selanjutnya\u2026)<\/strong><br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p>Barang bukti yang diamankan adalah tas milik tersangka bernama Khd. Di dalam tas tersebut, aparat gabungan mendapati empat buah ketapel, satu buah sangkur merk Columbia Saber, satu buah kawat slink, dan dua bundel busur yang berisi 38 buah busur panah dari besi yang siap digunakan.<\/p>\n<p>Informasi tentang barang bukti ini tertera dalam pesan BBM yang diterima redaksi Warta Priangan.\u00a0<strong>(Syarif Hidayat\u00a0&amp;\u00a0Baehaki Efendi\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Isu teroris di Ciamis lagi-lagi mengemuka. Siang tadi, Jumat (12\/02), sekira jam 10.30, aparat gabungan dari Tim Tindak Densus 88 Mabes POLRI, Satgas Anti Teror dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan penangkapan terhadap tersangka teroris di Kabupaten Ciamis. Kabar tentang adanya penangkapan dua orang tersangka teroris di Ciamis tersebut berawal dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":21650,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-21649","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21649","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21649"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21649\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21649"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21649"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21649"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}