{"id":21756,"date":"2016-02-14T08:53:35","date_gmt":"2016-02-14T01:53:35","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=21756"},"modified":"2016-02-14T08:53:35","modified_gmt":"2016-02-14T01:53:35","slug":"santriwati-di-tasikmalaya-jadi-korban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/02\/14\/santriwati-di-tasikmalaya-jadi-korban\/","title":{"rendered":"Astaghfirulloh! Santriwati di Tasikmalaya Ini Berkali-kali Dicabuli Oknum Guru"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-tasikmalaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA TASIKMALAYA<\/a>.<\/strong> Malan nian nasib PN, seorang santri di sebuah pesantren di Tasikmalaya. PN\u00a0diduga menjadi korban pencabulan oknum guru pesantren, tempat dimana ia seharusnya dibina dan dijaga. Tak tahan dengan perlakuan bejat oknum gurunya, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-tasikmalaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">santriwati di Tasikmalaya<\/a> ini akhirnya buka mulut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Oknum guru pesantren tersebut berinisial\u00a0AF.\u00a0Jauh-jauh hari, PN pernah mengeluhkan keresahan hatinya kepada keluarga terkait perilaku AF. Namun ketika itu, PN belum berani terbuka secara rinci. Namun karena perilaku bejat AF berulang terus, PN pun akhirnya memberanikan diri terus terang. Awalnya, ia memilih bercerita pada salah seorang temannya. Dari teman PN inilah kemudian kabar ini tersebar ke pihak keluarga.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Saat dikonfirmasi oleh keluarga, adik saya awalnya terlihat bingung. Tapi setelah dibujuk akhirnya berani terbuka,&#8221; terang Saeful, kakak kandung PN saat melaporkan kasus ini ke Polres Tasikmalaya Kota kemarin, Jumat (12\/02).<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>BEJAT! DI PESANTREN INI, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-tasikmalaya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">SANTRIWATI DI TASIKMALAYA<\/a> TUJUH KALI DICABULI USAI PENGAJIAN (Halaman selanjutnya&#8230;)<\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut pengakuan PN pada kakaknya, AF sudah tujuh kali melakukan pencabulan, dan yang terakhir dilakukan pada Desember 2015.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Awalnya saat adik saya duduk di semester dua, kelas tiga. Dia selalu melakukan perilaku bejatnya pada hari libur, seusai adik saya melaksanakan pengajian,&#8221; tambah Saeful.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Mirisnya lagi, semua pencabulan terhadap PN dilakukan AF di lokasi pesantren, yang berada di wilayah Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Masih menurut Saeful, sebelum melakukan aksinya, AF biasa merayu dan mengancam adiknya sebelum memaksa melakukan hubungan seperti suami istri.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Diancam oleh gurunya, adik saya pasti ketakutan.&#8221; terang Saeful.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>PELAKU MINTA BERDAMAI, KELUARGA PILIH JALUR HUKUM\u00a0(Halaman selanjutnya&#8230;)<\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Setelah keluarga PN mengetahui aksi bejat, mereka tentu saja marah, dan sempat akan mendatangi kediaman pelaku. Namun atas saran dari berbagai pihak, keluarga kemudian memilih menyelesaikan kasus ini melalui jalur hukum.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara di pelaku, saat mengendus rencana keluarga PN akan melapor ke pihak berwajib, ia dan keluarganya sempat datang ke rumah PN, meminta maaf dan memohon agar kasus tersebut tidak dimejahijaukan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Ya, dia pernah datang bersama keluarganya ke rumah kami. Kami tidak bisa terima begitu saja, kami tetap laporkan ke pihak berwajib,&#8221; jelas Saeful.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Peristiwa yang mencoreng nama Kota Santri ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Rki Arinanda.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Benar, kami beru terima laporan pencabulan atas korban dengan inisial PN, yang melaporkan pelaku berinisial AF, untuk tindakan pencabulan terhadap korban sebanyak tujuh kali,&#8221; papar AKP Riki pada Warta Priangan, Sabtu (13\/02). <strong>(Andri\/WP)<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Malan nian nasib PN, seorang santri di sebuah pesantren di Tasikmalaya. PN\u00a0diduga menjadi korban pencabulan oknum guru pesantren, tempat dimana ia seharusnya dibina dan dijaga. Tak tahan dengan perlakuan bejat oknum gurunya, santriwati di Tasikmalaya ini akhirnya buka mulut. Oknum guru pesantren tersebut berinisial\u00a0AF.\u00a0Jauh-jauh hari, PN pernah mengeluhkan keresahan hatinya kepada keluarga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":21760,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19],"class_list":["post-21756","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21756"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21756\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21756"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}