{"id":21961,"date":"2016-02-17T20:56:40","date_gmt":"2016-02-17T13:56:40","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=21961"},"modified":"2016-02-17T20:56:40","modified_gmt":"2016-02-17T13:56:40","slug":"lebih-dari-500-orang-pelajar-ciamis-menyukai-sesama-jenis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/02\/17\/lebih-dari-500-orang-pelajar-ciamis-menyukai-sesama-jenis\/","title":{"rendered":"Ckckck&#8230; Ada Lebih dari 500 Orang Usia Pelajar di Ciamis Menyukai Sesama Jenis"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a>.<\/strong> Jumlah lelaki seks dengan lelaki atau biasa disebut LSL di Kabupaten Ciamis cukup mencengangkan. Menurut data yang dihimpun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wisma jumlahnya mencapai 1.693 orang. Mirisnya, sekitar 40% dari mereka termasuk usia pelajar. Artinya, ada lebih dari 500 usia pelajar di Ciamis yang kecenderungan seksualnya menyukai sesama jenis.<\/p>\n<p>Dijelaskan Deni Wahyu, Ketua LSM Wisma, mereka mendapatkan data dari petugas mereka yang berada di lapangan. \u201cSalah satu cara mencari data yang kita lakukan adalah dengan melihat perkembangan di media sosial,\u201d jelasnya saat dihubungi Warta Priangan, Rabu (17\/02) sore.<\/p>\n<p>Ia juga menjelaskan, LSL terbagi pada beberapa kategori, diantaranya: lelaki yang menyukai lelaki (berhubungan\/berpacaran) atau biasa disebut <em>gay<\/em>, lalu ada yang disebut biseksual, mereka adalah laki-laki yang mempunyai istri dan anak tetapi suka berhubungan juga dengan lelaki.<\/p>\n<p>\u201cSelanjutnya ada laki-laki yang suka berhubungan dengan waria. Mereka semua beresiko terjangkit virus HIV\/AIDS,\u201d tutur Deni.<\/p>\n<p><strong>LSL\u00a0BERHUBUNGAN &#8220;LEWAT BELAKANG&#8221; (Halaman selanjutnya&#8230;)<\/strong><br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p>Pengelola HIV\/AIDS dan IMS Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, Nova Dahlia, S.KM., menjelaskan, LSL rentan terkena virus karena mereka melakukan seks melalui dubur.<\/p>\n<p>\u201cCara berhubungan (melakukan seks) mereka melalui belakang (dubur). Itu kan tempat pembuangan, dindingnya juga lebih tipis karena merupakan perpanjangan usus besar. Kulit dubur mudah robek dan menimbulkan luka,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>\u201cLuka itulah yang memudahkan virus HIV untuk menyerang penderita. Dari mereka (LSL Kabupaten Ciamis) kebanyakan mengidap sipilis dan GO\u00a0(gonore),\u201d tambah Nova.<\/p>\n<p>Ditambahkannya, kaum LSL ini membuat himpunan dan merekrut anak muda yang masih mencari jati diri. Sehingga pelaku LSL didominasi oleh mereka yang masih berusia produktif dan dalam kategori seksual aktif.<\/p>\n<p>\u201cYang berusia 40-50 tahun juga ada tetapi usia 15-28 tahun yang paling mendominasi. Mereka terbawa pergaulan dan menganggap bahwa hal itu merupakan suatu gaya hidup,\u201d jelas Nova.<\/p>\n<p>Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dan LSM Wisma terus bersama-sama memberikan informasi tentang cara pencegahannya.<\/p>\n<p>\u201cKita memberikan konseling kepada mereka, terus komunikasi supaya merubah perilaku mereka. Kita juga melibatkan ahli parenting. Sosialisasi kepada orang tua bagaimana cara mengasuh anak. Bagaimana cara mengasuh anak laki-laki supaya bermain dan berperilaku layaknya laki-laki,\u201d ucapnya. <strong>(Rizal Nurdiana)<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Baca juga:<\/strong><\/span><\/p>\n<h1 class=\"name post-title entry-title\"><a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/20986-2\/20986\/2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Astaghfirulloh\u2026 Ada Ribuan Gay di Kabupaten Ciamis<\/a><\/h1>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Jumlah lelaki seks dengan lelaki atau biasa disebut LSL di Kabupaten Ciamis cukup mencengangkan. Menurut data yang dihimpun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wisma jumlahnya mencapai 1.693 orang. Mirisnya, sekitar 40% dari mereka termasuk usia pelajar. Artinya, ada lebih dari 500 usia pelajar di Ciamis yang kecenderungan seksualnya menyukai sesama jenis. Dijelaskan Deni [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":21964,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-21961","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21961","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21961"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21961\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21961"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}