{"id":22219,"date":"2016-02-21T21:56:55","date_gmt":"2016-02-21T14:56:55","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=22219"},"modified":"2016-02-21T21:56:55","modified_gmt":"2016-02-21T14:56:55","slug":"pergerakan-tanah-di-garut-rusak-ratusan-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/02\/21\/pergerakan-tanah-di-garut-rusak-ratusan-rumah\/","title":{"rendered":"Pergerakan Tanah di Garut Rusak Ratusan Rumah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-garut\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA GARUT<\/a><\/strong>.\u00a0 Tercatat 128 rumah rusak akibat bencana pergerakan tanah melanda Desa Sindangsari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Sabtu (20\/2).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sampai sekarang setidaknya ada 128 rumah yang mengalami rusak sedang dan berat akibat pergerakan tanah yang sudah terjadi kemarin (Jumat),&#8221; kata Komandan Koramil Cisompet, Samud yang meninjau langsung lokasi bencana bersama anggotanya, siang kemarin .<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Samud mengaku, pergerakan tanah sudah dirasakan warga di Dusun Ciawi dan Dusun Lengkong,sejak Jumat (19\/2) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut dia rumah yang berada di titik bencana pergerakan tanah diperkirakan sebanyak 243 rumah. &#8220;Pergerakan tanah itu membuat sawah dan jalan terjadi rekahan, tembok rumah retak, dan terjadi pergeseran,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia menyebutkan hasil peninjauan rekahan tanah sekitar 10 centimeter, bahkan ada tanah yang amblas membuat rumah bergeser.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bencana di kawasan pegunungan itu, lanjut dia, terjadi setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut setiap hari. &#8220;Kontur tanah di pegunungan dan kondisi tanah yang labil menyebabkan terjadinya pergerakan tanah meluas,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara warga yang rumahnya rusak diungsikan ke rumah tetangga dan saudara untuk menghindari bahaya dari bencana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan warga yang rumahnya tidak rusak di kawasan pergerakan tanah itu masih bertahan di rumahnya masing-masing. &#8220;Masih ada warga yang bertahan, tapi tetap kami imbau untuk selalu waspada dari ancaman bahaya bencana,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menegaskan tidak ada suara ledakan saat terjadi bencana pergerakan tanah. &#8220;Hanya bunyi seperti gemuruh dan bunyi retakan tanah dan tembok saja, tidak ada ledakan,&#8221; kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Dadi Djakaria.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bencana pergerakan tanah itu, kata Dadi, disebabkan hujan deras mengguyur kawasan tersebut. &#8220;Akibat hujan, ditambah lagi topografi wilayah pegunungan dan berbukit membuat daerah tersebut rawan bencana pergerakan tanah,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia menyampaikan bencana tersebut membuat rekahan tanah di beberapa tempat seperti pesawahan, jalan dan bangunan rumah warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas BPBD, lanjut dia, telah mengimbau warga yang berada di kawasan rawan pergerakan tanah untuk mengungsi sebagai antisipasi dampak dari bahaya bencana tersebut. &#8220;Sebagian warga ada yang mengungsi ke rumah kerabat, ada juga di tenda-tenda pengungsian yang disiapkan BPBD,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber: <a href=\"http:\/\/beritajawabarat.net\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">beritajawabarat.net<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA GARUT.\u00a0 Tercatat 128 rumah rusak akibat bencana pergerakan tanah melanda Desa Sindangsari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Sabtu (20\/2). &#8220;Sampai sekarang setidaknya ada 128 rumah yang mengalami rusak sedang dan berat akibat pergerakan tanah yang sudah terjadi kemarin (Jumat),&#8221; kata Komandan Koramil Cisompet, Samud yang meninjau langsung lokasi bencana bersama anggotanya, siang kemarin . [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":22220,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-22219","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-garut"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22219","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22219"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22219\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22219"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22219"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22219"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}