{"id":23079,"date":"2016-03-06T15:57:59","date_gmt":"2016-03-06T08:57:59","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=23079"},"modified":"2016-03-06T15:57:59","modified_gmt":"2016-03-06T08:57:59","slug":"kolam-renang-di-ciamis-menelan-korban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/03\/06\/kolam-renang-di-ciamis-menelan-korban\/","title":{"rendered":"Kolam Renang di Ciamis Menelan Korban, Selamat Jalan Nazwa&#8230;"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a>.<\/strong> Malang nian nasib Nazwa Ulia Nugraha. Anak perempuan cantik yang baru berusia sembilan tahun ini ditemukan sudah tak bernyawa di sebuah <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">kolam renang di Ciamis<\/a>. Saat diangkat dari kolam, mulut almarhumah sudah membusa. Dan menurut keterangan dari dokter RSUD Ciamis, paru-paru Nazwa sudah banyak dimasuki air.<\/p>\n<p>Ahmad (33), seorang saksi mata menuturkan, Nazwa ditemukan sekitar jam 11 pagi tadi, Minggu (06\/03). Ahmad yang saat itu sedang menemani anaknya berenang mengaku kaget saat mendengar ada teriakan yang meminta pertolongan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_23080\" aria-describedby=\"caption-attachment-23080\" style=\"width: 522px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-23080\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/kolam-renang-di-ciamis-menelan-korban.png\" alt=\"foto: dena a. kurnia\/wp\" width=\"522\" height=\"348\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-23080\" class=\"wp-caption-text\">foto: dena a. kurnia\/wp<\/figcaption><\/figure>\n<p>&#8220;Saya langsung berlari ke arah teriakan yang meminta tolong ada orang tenggelam, tapi saat ditemukan, dari mulut dan hidung almarhumah sudah keluar busa,&#8221; terang Ahmad, pada Warta Priangan.<\/p>\n<p>Menurut Ahmad, saat itu juga Nazwa langsung dilarikan ke RSUD Ciamis. Namun malang, nyawa Nazwa tak sempat tertolong. Kemungkinan memang sudah meninggal sebelum tiba di rumah sakit. Dari berbagai sumber diperoleh informasi, saat kejadian ada sekitar 40 anak yang sedang berenang. Sebagian mereka ada yang ditemani oleh orang tuanya.<\/p>\n<p><strong>DIMANA PETUGAS PENJAGA KOLAM? (Halaman selanjutnya&#8230;)<\/strong><br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p>Kolam tempat kejadian perkara\u00a0adalah kolam Empat Bersaudara, yang berlokasi di Jalan Cipto Mangunkusumo Kabupaten Ciamis, tepat di depan Stadion Galuh Ciamis.<\/p>\n<p>Lalu, kemana penjaga kolam?<\/p>\n<p>Adalah Ilan Nurfajar, petugas yang saat itu tengah berjaga di kolam tersebut. Ia mengaku saat kejadian dirinya sedang menyapu di sekitar kolam dengan tetap mengawasi anak-anak yang sedang berenang.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ada teriakan ada yang tenggelam, saya dengan sigap langsung menghampiri dan menolong korban dan membawanya ke rumah sakit,&#8221; aku Ilan.<\/p>\n<p>Keterangan lain dari teman korban mengatakan, almarhumah cukup sering berenang di kolam tersebut. <strong>(Dena A. Kurnia\/WP)<\/strong><\/p>\n<div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Malang nian nasib Nazwa Ulia Nugraha. Anak perempuan cantik yang baru berusia sembilan tahun ini ditemukan sudah tak bernyawa di sebuah kolam renang di Ciamis. Saat diangkat dari kolam, mulut almarhumah sudah membusa. Dan menurut keterangan dari dokter RSUD Ciamis, paru-paru Nazwa sudah banyak dimasuki air. Ahmad (33), seorang saksi mata menuturkan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":23080,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-23079","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23079","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23079"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23079\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23079"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23079"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23079"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}