{"id":23471,"date":"2016-03-13T16:04:52","date_gmt":"2016-03-13T09:04:52","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=23471"},"modified":"2016-03-13T16:04:52","modified_gmt":"2016-03-13T09:04:52","slug":"dua-rumah-warga-ciamis-rata-tanah-puluhan-lainnya-terancam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/03\/13\/dua-rumah-warga-ciamis-rata-tanah-puluhan-lainnya-terancam\/","title":{"rendered":"Longsor di Ciamis Hancurkan Dua Rumah Warga, Puluhan Lainnya Terancam"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_23474\" aria-describedby=\"caption-attachment-23474\" style=\"width: 473px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-23474\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/longsor-di-rajadesa-ciamis-300x199.png\" alt=\"foto: dena a kurniawp\" width=\"473\" height=\"314\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-23474\" class=\"wp-caption-text\">foto: dena a kurniawp<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>.\u00a0Dua buah rumah warga di Ciamis pagi tadi, Minggu (13\/03) rata dengan tanah. Bahkan tiga orang mengalami luka akibat peristiwa <strong><a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">longsor di Ciamis<\/a><\/strong> tersebut, salah satunya harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Insiden longsornya tanah dari tebing setinggi 50 meter \u00a0terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Diduga tanah longsor akibat hujan yang mengguyur wilayah itu sejak kemarin sore. Selain itu, tanah yang berada di atas tebing memang telah lama retak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua rumah yang rata dengan tanah berada di\u00a0 warga Dusun Cileueur RT 04 RW 02 Desa Tanjungsukur Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis. Rumah itu milik keluarga Enjen Zaenal (60) dan Sutiah (60).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Longsoran tanah juga menimbun 13 kolam milik warga dan satu hektar sawah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan informasi yang dihimpun Warta Priangan di lapangan, saat kejadian di dalam rumah Enjen hanya ada seorang bayi, sedangkan penghuni lainnya tengah berada di luar rumah. Namun bayi tersebut berhasil selamat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi nahas tiga korban lainnya mengalami luka akibat tanah longsor. Mereka adalah Sutiah, Ejen dan istrinya Emah (65). Bahkan korban Emah terpaksa harus dilarikan ke RSUD Ciamis karena mengalami luka yang cukup serius.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>APARAT LANGSUNG TURUN TANGAN (Halaman selanjutnya&#8230;)<\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mendengar informasi terjadinya longsor di Ciamis yang mengakibatkan rumah warga rata dengan tanah, Asisten Daerah II Kabupaten Ciamis, Drs. H Soekiman langsung menuju ke lokasi kejadian. Dirinya mengaku kaget dengan musibah yang terjadi di bumi Tatar Galuh ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikatakannya daerah ini sudah masuk level waspada saat terjadi retakan tanah sebelumnya. Dan dirinya pun terus menghimbau agar menutup retakan tanah dan mengungsi ke tempat lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ini 7 kali saya datang ke Rajadesa untuk meninjau bencana di daerah ini. Tapi kali ini merupakan kejadiam luar biasa, longsor mampu meratakan rumah dengan tanah, innalilahiwainailaihi rojiun,&#8221; ucapnya pada Warta Priangan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_23475\" aria-describedby=\"caption-attachment-23475\" style=\"width: 449px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-23475\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/korban-longsor-di-ciamis-300x224.png\" alt=\"Warga mengevakuasi korban Emah. (foto: dena a kurnia\/wp)\" width=\"449\" height=\"335\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-23475\" class=\"wp-caption-text\">Warga mengevakuasi korban Emah. (foto: dena a kurnia\/wp)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Soekiman pun memprediksi akan ada longsor susulan. Dan kepada warga masyarakat dirinya menghimbau untuk tetap waspada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu menurut Camat Rajadesa, Drs Dede Sukendar, aparat setempat telah meminta warga untuk bersedia dievakuasi karena rumahnya berada di titik rawan longsor. Namun mereka menolak untuk dievakuasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari pantauan di lapangan, tim SAR dari BPBD, Tagana sudah berada di lokasi kejadian. pihak BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Ciamis telah memberikan bantuan berupa makanan siap saji, pakaian dan selimut untuk korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aparat pun menghimbau warga untuk mau direlokasi, pasalnya retakan tanah di daerah tersebut hingga kini masih terjadi. Sedikitnya 40 rumah warga yang berada di atas tebing terancam terbawa longsor. <strong>(Dena A. Kurnia\/Sarif Hidayat\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.\u00a0Dua buah rumah warga di Ciamis pagi tadi, Minggu (13\/03) rata dengan tanah. Bahkan tiga orang mengalami luka akibat peristiwa longsor di Ciamis tersebut, salah satunya harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius. Insiden longsornya tanah dari tebing setinggi 50 meter \u00a0terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Diduga tanah longsor akibat hujan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":23474,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-23471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23471"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23471\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}