{"id":24062,"date":"2016-03-20T21:12:32","date_gmt":"2016-03-20T14:12:32","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=24062"},"modified":"2016-03-20T21:12:32","modified_gmt":"2016-03-20T14:12:32","slug":"aksi-vandalisme-di-ciamis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/03\/20\/aksi-vandalisme-di-ciamis\/","title":{"rendered":"Duh! Tembok Sekolah di Ciamis Ini Dicurat-Coret"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS.<\/a><\/strong> Aksi corat coret tembok di sekitar wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat nampak semakin meresahkan. Perbuatan tangan-tangan tak bertanggung jawab itu selain merugikan, tentunya juga dapat mengurangi keindahan.<\/p>\n<p>Tidak hanya fasilitas umum seperti halte dan juga perkantoran yang menjadi sasaran aksi vandalisme tersebut. Kini juga mulai menyasar ke tembok-tembok bangunan sekolah. Seperti yang terlihat di tembok Sekolah Dasar Negeri 1 Sukamukti yang berada di Dusun Kotaharja, Desa Sukamukti, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis.<\/p>\n<p>Dari pantauan Warta Priangan, Minggu (20\/03), di lokasi ini ada bagian dinding sekolah yang terlihat penuh dengan coretan berupa tulisan warna hitam dan warna biru. Bahkan ditemukan tulisan yang memiliki makna negatif.<\/p>\n<figure id=\"attachment_24063\" aria-describedby=\"caption-attachment-24063\" style=\"width: 466px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-24063\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/Sekolah-Dasar-Negeri-1-Sukamukti-300x225.png\" alt=\"Dinding Sekolah Dasar Negeri 1 Sukamukti yang menjadi sasaran aksi vandalisme. (foto: baehaki\/wp)\" width=\"466\" height=\"349\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-24063\" class=\"wp-caption-text\">Dinding Sekolah Dasar Negeri 1 Sukamukti yang menjadi sasaran aksi vandalisme. (foto: baehaki\/wp)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ahmad, warga setempat mengaku sangat menyayangkan aksi vandalisme itu. Coretannya telah mengotori dinding sekolah. \u201cAksi corat-coret akan terus terjadi selama pelakunya belum tertangkap. Pelaku vandalisme sendiri juga sulit tertangkap karena biasanya para pelaku melakukannya di malam hari,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Hal senada juga disampaikan Anto, menurutnya aksi corat coret tembok sangat merugikan pihak sekolah. Pasalnya, mereka mau tidak mau harus mengeluarkan biaya untuk mengecat ulang dinding sekolah agar coretannya hilang.<\/p>\n<p>\u201cSaya heran kenapa aksi corat\u2013coret tembok ini merambah ke daerah perkampungan yang jauh dari halayak keramaian orang,\u201d tukas dia.\u00a0<strong>(Baehaki\/WP).<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Aksi corat coret tembok di sekitar wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat nampak semakin meresahkan. Perbuatan tangan-tangan tak bertanggung jawab itu selain merugikan, tentunya juga dapat mengurangi keindahan. Tidak hanya fasilitas umum seperti halte dan juga perkantoran yang menjadi sasaran aksi vandalisme tersebut. Kini juga mulai menyasar ke tembok-tembok bangunan sekolah. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":24063,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-24062","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24062","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24062"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24062\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24062"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24062"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24062"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}