{"id":24898,"date":"2016-03-31T21:52:54","date_gmt":"2016-03-31T14:52:54","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=24898"},"modified":"2016-03-31T21:52:54","modified_gmt":"2016-03-31T14:52:54","slug":"ratusan-lansia-ciamis-diporasi-massal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/03\/31\/ratusan-lansia-ciamis-diporasi-massal\/","title":{"rendered":"Ratusan Lansia di Ciamis Dioperasi Massal"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>.\u00a0Sebanyak 150 lansia di Kabupaten Ciamis mendapatkan pelayanan operasi katarak secara cuma-cuma, Kamis (31\/03) di Puskesmas Cijeunjing, Kabupaten Ciamis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dijelaskan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis, dr. Andi, kegiatan operasi katarak secara gratis sudah dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis sejak tahun 2010.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDalam lima tahun terakhir Dinkes telah melakukan operasi katarak secara massal dan gratis terhadap 580 penderita katarak,\u201d jelas dr. Andi saat memberikan sambutannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengaku, setiap kali program tersebut diselenggarakan peminatnya selalu membludak. Namun setelah melalui proses\u00a0<em>screening<\/em>\u00a0rata-rata hanya 80% yang dapat menjalani operasi dari total keseluruhan yang mendaftar operasi. Alasannya karena pasien mempunyai penyakit diabetes dan lain-lain yang dapat menghambat penderita untuk dioperasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cNamun, pasien yang tidak dapat melakukan operasi itu dapat kembali daftar setelah penyakitnya itu sembuh,\u201d tutur dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menilai, program operasi katarak massal secara gratis yang dilaksanakan Dinkes Kabupaten Ciamis dapat mendongkrak derajat kesehatan masyarakat kurang mampu, sebab katarak dapat mengakibatkan kebutaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSecara rinci dijelaskan, 1-2% kebutaan diakibatkan penyakit mata, sementara 20-30% penyakit mata yang diderita masyarakat adalah katarak, dan 30% penyakit katarak dapat mengakibatkan kebutaan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan tadi pagi, Wakil Bupati Ciamis, Oih Burhanudin, juga ikut memantau jalannya operasi katarak gratis di Puskesmas Cijeunjing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Oih, Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis akan terus menerus mengurangi jumlah penderita katarak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSebab katarak dapat mengakibatkan kebutaan yang dapat mempersempit kerja seseorang. Dan untuk meningkatkan derajat hidup masyarakat Ciamis, Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis berupaya untuk mengurangi jumlah penderita katarak,\u201d tutupnya.<strong> (Dena A. Kurnia\/WP<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.\u00a0Sebanyak 150 lansia di Kabupaten Ciamis mendapatkan pelayanan operasi katarak secara cuma-cuma, Kamis (31\/03) di Puskesmas Cijeunjing, Kabupaten Ciamis. Dijelaskan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis, dr. Andi, kegiatan operasi katarak secara gratis sudah dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis sejak tahun 2010. \u201cDalam lima tahun terakhir Dinkes telah melakukan operasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":24899,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-24898","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24898","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24898"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24898\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24898"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24898"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24898"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}