{"id":25255,"date":"2016-04-06T14:45:18","date_gmt":"2016-04-06T07:45:18","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=25255"},"modified":"2016-04-06T14:45:18","modified_gmt":"2016-04-06T07:45:18","slug":"waspada-pergeseran-tanah-ciamis-terus-terjadi-66-rumah-rusak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/04\/06\/waspada-pergeseran-tanah-ciamis-terus-terjadi-66-rumah-rusak\/","title":{"rendered":"Waspada! Pergeseran Tanah di Ciamis Terus Terjadi, 66 Rumah Rusak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>.\u00a0Pergeseran tanah di Blok Tarik Kolot, Dusun Pamekaran, Desa Payung Agung, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis sampai hari ini, Rabu (06\/04) masih saja terjadi. Bencana alam pergeseran tanah di daerah tersebut terjadi sejak Kamis (10\/03) lalu dan sudah menghancurkan puluhan rumah warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, sampai saat ini sudah ada 66 rumah yang rusak akibat pergeseran tanah di Desa Payung Agung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Data yang kami himpun per tanggal 04 April 2016, sebanyak 66 rumah rusak. Dengan rincian, 28 rusak berat, 38 rusak sedang, dan dua rumah rusak ringan,&#8221; ungkap Kepala Seksi Rehabilitasi BPBD Kabupaten Ciamis, Giyatno, S.IP.,\u00a0M.SI., Rabu (06\/04).<\/p>\n<figure id=\"attachment_25257\" aria-describedby=\"caption-attachment-25257\" style=\"width: 476px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-25257\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/pergeseran-tanah-di-ciamis-1-300x200.png\" alt=\"BPBD Kabupaten Ciamis meninjau beberapa rumah yang rusak akibat pergeseran tanah di Desa Payung Agung, Senin (04\/04). (foto: rizal nurdiana\/wp)\" width=\"476\" height=\"317\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-25257\" class=\"wp-caption-text\">BPBD Kabupaten Ciamis meninjau beberapa rumah yang rusak akibat pergeseran tanah di Desa Payung Agung, Senin (04\/04). (foto: rizal nurdiana\/wp)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengatakan, korban saat ini sudah diungsikan ke rumah yang lebih aman serta ke tenda yang disiapkan oleh BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Ciamis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jumlah keseluruhan korban sebanyak 239 jiwa dari 73 KK. Yang mengungsi sebanyak 39 KK atau 129 jiwa,&#8221; tutur Giyatno.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dijelaskannya, pergeseran tanah di Dusun Pamekaran, Desa Payung Agung terjadi hampir setiap hari. &#8220;Ini kan rayapan, tanah itu bergesernya tidak langsung besar,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikatakan Giyatno, selain di Desa Payung Agung, pergeseran juga terjadi di Dusun Bungursari, Desa Sindangherang. Di sana, sudah ada delapan rumah yang mengalami keretakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Semuanya sudah kita himbau untuk tetap waspada. Apalagi saat sedang turun hujan, jika berada di titik rawan lebih baik mengungsi,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Foto: BPBD Kabupaten Ciamis meninjau beberapa rumah yang rusak akibat pergeseran tanah di Desa Payung Agung, Senin (04\/04). <strong>(Rizal Nurdiana\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.\u00a0Pergeseran tanah di Blok Tarik Kolot, Dusun Pamekaran, Desa Payung Agung, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis sampai hari ini, Rabu (06\/04) masih saja terjadi. Bencana alam pergeseran tanah di daerah tersebut terjadi sejak Kamis (10\/03) lalu dan sudah menghancurkan puluhan rumah warga. Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, sampai saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":25256,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-25255","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25255","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25255"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25255\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25255"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25255"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25255"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}