{"id":25577,"date":"2016-04-10T20:00:19","date_gmt":"2016-04-10T13:00:19","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=25577"},"modified":"2016-04-10T20:00:19","modified_gmt":"2016-04-10T13:00:19","slug":"tanah-longsor-di-ciamis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/04\/10\/tanah-longsor-di-ciamis\/","title":{"rendered":"Dua Rumah dan Puluhan Ayam Jadi Korban Tanah Longsor di Ciamis"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS.<\/a><\/strong> Dua rumah warga di Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican rusak tertimpa tanah longsor, Sabtu (09\/04).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu korban, Nurlilah, mengatakan, bencana longsor terjadi pada Sabtu (09\/04) dini hari, sekira pukul 02.00 WIB. Pada saat itu, hujan deras mengguyur Desa Kertahayu dan sekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumah Nurlilah berada di RT 33 RW 09 Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican. Posisi rumahnya berada tepat di bawah tebing setinggi tujuh meter. Tebing tersebut mudah longsor apabila terguyur hujan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun dinding kamar, dapur, perabotan rumah, dan kamar mandi rumah saya rusak parah serta 20 ekor ayam peliharaan ikut mati tertimpa material longsor,\u201d beber Nurlilah.<\/p>\n<figure id=\"attachment_25578\" aria-describedby=\"caption-attachment-25578\" style=\"width: 475px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-25578\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/Salah-satu-rumah-yang-tertimpa-longsoran-300x225.png\" alt=\"Salah satu rumah yang tertimpa longsoran. (foto: baehaki\/wp)\" width=\"475\" height=\"356\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-25578\" class=\"wp-caption-text\">Salah satu rumah yang tertimpa longsoran. (foto: baehaki\/wp)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah rumahnya rusak diterjang tanah longsor, Nurlilah kini tinggal di rumah tetangganya yang lebih aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumah lainnya yang rusak akibat longsor adalah rumah milik Susilawati, warga RT 29 RW 08 Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican. Dapur rumah Susilawati rusak diterjang longsoran tebing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKerugiannya mencapai Rp 10 juta,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kini warga dan aparat bekerjasama membersihkan sisa longsoran. Nurlilah dan Susilawati berharap ada bantuan dari Pemerintah Daerah Kabuapten Ciamis untuk meringankan beban. Sampai saat ini belum ada sedikit pun bantuan yang diterima mereka. <strong>(Baehaki\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Dua rumah warga di Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican rusak tertimpa tanah longsor, Sabtu (09\/04). Salah satu korban, Nurlilah, mengatakan, bencana longsor terjadi pada Sabtu (09\/04) dini hari, sekira pukul 02.00 WIB. Pada saat itu, hujan deras mengguyur Desa Kertahayu dan sekitarnya. Rumah Nurlilah berada di RT 33 RW 09 Dusun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":25578,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-25577","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25577","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25577"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25577\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25577"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25577"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25577"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}