{"id":26382,"date":"2016-04-25T20:57:11","date_gmt":"2016-04-25T13:57:11","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=26382"},"modified":"2016-04-25T20:57:11","modified_gmt":"2016-04-25T13:57:11","slug":"pemerintah-ciamis-berangkatkan-belasan-warganya-sulawesi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/04\/25\/pemerintah-ciamis-berangkatkan-belasan-warganya-sulawesi\/","title":{"rendered":"Pemerintah Ciamis Berangkatkan Belasan Warganya ke Sulawesi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>.\u00a0Belasan warga Ciamis Maret lalu diberangkatkan ke Sulawesi Utara. Mereka terdiri dari empat kepala keluarga yang berasal dari dua kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mereka yang terdiri dari 13 orang itu nantinya akan menggarap lahan yang diberikan pemerintah. Masing-masing kepala keluarga mendapatkan jatah 0,25 hektar lahan pekarangan, 0.75 hektar untuk lahan usaha satu, dan satu hektar lahan usaha dua.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain mendapat lahan garapan, ke-13 warga tersebut dibekali peralatan pertanian, perkakas dapur, dan jaminan hidup selama satu tahun. Jaminan hidup yang diberikan berupa mie instan, beras, ikan asin, dll.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di Sulawesi Utara, warga Ciamis ini nantinya akan menempati\u00a0Unit PermukimanTransmigrasi (UPT) Kayumalinggo di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Sulawesi Utara. Mereka akan menempati satu hamparan yang terdiri daro 100 KK.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ya, belasan warga itu adalah peserta transmigrasi dari Kabupaten Ciamis. Seperti dijelaskan Kabid Transmirgasi, Disnakersostrasn Kabupaten Ciamis, Drs. Sukardan Rere.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, tahun 2014 dan 2015 Kabupaten Ciamis tidak memberangkatkan transmigran. \u201cTahun 2014 hanya ada satu KK yang bersedia diberangkatkan, tanggung. Jadi mereka harus menunggu, baru Maret 2016 ini kita kembali memberangkatkan, empat KK,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga menjelaskan, pasca Pangandaran berpisah dari Ciamis memang jumlah transmigran dari Kabupaten Ciamis menurun drastis. Pasalnya, kantong-kantong transmigrasi ada di wilayah yang kini masuk Kabupaten Pangandaran yaitu, Kecamatan Mangunjaya dan Padaherang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSekarang kita hanya tinggal punya Lakbok dan Banjarsari,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menarik minat masyarakat ikut transmgrasi, Dinas Sosial Ciamis telah melakukan upaya berupa sosialisasi ke daerah-daerah. \u201cSebagai upaya kami dari dinas mengadakan sosialisasi ke kecamatan-kecamatan seperti di Panawangan, Panjalu dan Lakbok. Bulan depan kita akan melaksanakan sosialisasi di Kecamatan Tambaksari. Karena hasil pantauan saya masyarakat belum mengetahui tranmigrasi itu seperti apa?\u00a0 Makanya kami ke lapangan dan menerangkan tentang transmigrasi\u201d. <strong>(Dena A. Kurnia\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.\u00a0Belasan warga Ciamis Maret lalu diberangkatkan ke Sulawesi Utara. Mereka terdiri dari empat kepala keluarga yang berasal dari dua kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis. Mereka yang terdiri dari 13 orang itu nantinya akan menggarap lahan yang diberikan pemerintah. Masing-masing kepala keluarga mendapatkan jatah 0,25 hektar lahan pekarangan, 0.75 hektar untuk lahan usaha [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":26383,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-26382","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26382","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26382"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26382\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26382"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26382"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26382"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}