{"id":26578,"date":"2016-04-28T22:42:09","date_gmt":"2016-04-28T15:42:09","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=26578"},"modified":"2016-04-28T22:42:09","modified_gmt":"2016-04-28T15:42:09","slug":"dinas-peternakan-ciamis-gencar-sosialisaikan-cara-pilih-pangan-asal-hewan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/04\/28\/dinas-peternakan-ciamis-gencar-sosialisaikan-cara-pilih-pangan-asal-hewan\/","title":{"rendered":"Dinas Peternakan Ciamis Gencar Sosialisaikan Cara Pilih Pangan Asal Hewan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>.\u00a0Khawatir dengan rendahnya pengetahuan masyarakat Kabupaten Ciamis dalam memilih Pangan Asal Hewan (PAH), Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis gencar melakukan sosialisasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Umumnya, masyarakat Kabupaten Ciamis masih awam membedakan ayam potong sehat dengan yang tidak sehat. Sehingga perlu sosialisasi ke tim PKK (Pembinaan Kesehatan Keluarga) kecamatan,&#8221; terang Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner\u00a0 Masyarakat Veteriner, drh. Nugrahawati, pada Warta Priangan Kamis (28\/04).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada bulan April ini, lanjut dia, pihaknya sudah menyosialisasikan penyimpangan PAH ke lima kelompok penggerak PKK kecamatan se-Kabupaten Ciamis. Hal itu akan terus dilakukan sampai menjelang Bulan Ramadhan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_26579\" aria-describedby=\"caption-attachment-26579\" style=\"width: 464px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-26579\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/sosialisasi-penyakit-hewan-ciamis-300x200.png\" alt=\"foto: rizal nurdiana\/wp\" width=\"464\" height=\"309\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-26579\" class=\"wp-caption-text\">foto: rizal nurdiana\/wp<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sebagai garda kesehatan, Tim PKK menyosialisasikan kembali ke masyarakat di kecamatan dan desa-desa,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dijelaskan dia, beberapa contoh penyimpangan PAH diantaranya, penjualan ayam tiren (mati kemarin), ayam suntik, daging gelonggongan, dan daging celeng.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Meski selama ini di Kabupaten Ciamis tidak ditemukan penyimpangan PAH, tetap waspada itu harus,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ketika pengetahuan masyarakat mengetahui penyeimpangan PAH, mereka akan menjadi pembeli yang cerdas,&#8221; pungkas Retty, sapaan drh. Nugrahawati. <strong>(Rizal Nurdiana\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.\u00a0Khawatir dengan rendahnya pengetahuan masyarakat Kabupaten Ciamis dalam memilih Pangan Asal Hewan (PAH), Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis gencar melakukan sosialisasi. &#8220;Umumnya, masyarakat Kabupaten Ciamis masih awam membedakan ayam potong sehat dengan yang tidak sehat. Sehingga perlu sosialisasi ke tim PKK (Pembinaan Kesehatan Keluarga) kecamatan,&#8221; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":26579,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-26578","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26578","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26578"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26578\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}