{"id":26901,"date":"2016-05-04T19:07:43","date_gmt":"2016-05-04T12:07:43","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=26901"},"modified":"2017-10-27T13:51:32","modified_gmt":"2017-10-27T06:51:32","slug":"geger-seorang-pelajar-ciamis-ditemukan-tergeletak-pinggir-jalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/05\/04\/geger-seorang-pelajar-ciamis-ditemukan-tergeletak-pinggir-jalan\/","title":{"rendered":"Geger! Seorang Pelajar di Ciamis Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a>.<\/strong> Seorang pelajar ditemukan warga tergeletak di tepi Jalan Raya Ciamis-Tasikmalaya, tepatnya di depan Rumah Makan Murah Meriah, Kelurahan Sindangrasa Kecamatan Ciamis. Ia ditemukan dalam keadaan pingsan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sontak peristiwa tersebut membuat warga sekitar geger. Penemuan pelajar tersebut diduga korban buangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKorban ditemukan warga sudah pingsan tergeletak di kebun kosong, saya tidak tau ada luka apa tidak,\u201d ujar salah sorang warga yang tidak ingin identitasnya dipublikasikan, Rabu (4\/5).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keberadaan korban pertama kali diketahui oleh beberapa pejalan kaki. Para pejalan kaki kemudian memberitahu warga sekitar perihal penemuan pelajar pingsan tersebut. Semula, pelajar tersebut dikira sudah meninggal. Namun setelah diperiksa ternyata masih hidup.<\/p>\n<figure id=\"attachment_26902\" aria-describedby=\"caption-attachment-26902\" style=\"width: 456px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-26902\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/pelajar-di-ciamis-300x200.png\" alt=\"Korban di ruangn IGD RSUD Ciamis. (foto: tantan mulyana\/wp)\" width=\"456\" height=\"304\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-26902\" class=\"wp-caption-text\">Korban di ruang IGD RSUD Ciamis. (foto: tantan mulyana\/wp)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPada saat ditemukan oleh beberapa pejalan kaki, dikira sudah tewas dan diduga korban over dosis. Namun, pada saat warga memeriksa perutnya masih kelihatan bernapas sehingga warga baru mengetahui bahwa korban masih hidup,\u201d jelas warga tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian terdekat yang kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Ciamis untuk mendapat perawatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cNamanya Muhamad Fais, salah satu pelajar di sekolah kejuruan kelas 10 Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR),\u201d jelas Didin salah seorang guru korban yang berada di rumah sakit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian Polres Ciamis belum memberikan keterangan terkait penemuan pelajar tersebut, dikarenakan masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.<strong> (Tantan Mulyana\/WP)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Baca juga:<\/strong><\/span><\/p>\n<h2 class=\"post-box-title\"><a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/ternyata-pelajar-ciamis-ditemukan-pinggir-jalan-diduga-dibuang-temannya\/26907\/\" rel=\"bookmark noopener\" target=\"_blank\">Ternyata\u2026 Pelajar Ciamis yang Ditemukan di Pinggir Jalan Diduga Dibuang Temannya<\/a><\/h2>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Seorang pelajar ditemukan warga tergeletak di tepi Jalan Raya Ciamis-Tasikmalaya, tepatnya di depan Rumah Makan Murah Meriah, Kelurahan Sindangrasa Kecamatan Ciamis. Ia ditemukan dalam keadaan pingsan. Sontak peristiwa tersebut membuat warga sekitar geger. Penemuan pelajar tersebut diduga korban buangan. \u201cKorban ditemukan warga sudah pingsan tergeletak di kebun kosong, saya tidak tau ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":26902,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-26901","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26901","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26901"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26901\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26901"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26901"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26901"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}