{"id":27044,"date":"2016-05-07T09:23:43","date_gmt":"2016-05-07T02:23:43","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=27044"},"modified":"2017-10-27T13:54:15","modified_gmt":"2017-10-27T06:54:15","slug":"waspada-jembatan-perbatasan-ciamis-banjar-menganga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/05\/07\/waspada-jembatan-perbatasan-ciamis-banjar-menganga\/","title":{"rendered":"Duh! Jembatan di Perbatasan Ciamis-Banjar Ini Menganga"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a>.<\/strong>\u00a0Jembatan yang menghubungkan dua kecamatan di Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis menganga. Jembatan yang berada di daerah perbatasan itu menganga sekitar 20 cm dari titik sambungan awal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau motor lewat juga sering oleng karena saking dalamnya geseran jembatan itu,\u201d ungkap Ajat warga setempat kepada Warta Priangan, Jum\u2019at (06\/05).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia menjelaskan, jembatan itu memiliki panjang sekitar 60 meter dan lebar empat meter. Sejak dibangun hingga saat ini belum pernah mengalami perbaikan. Pergeseran struktur jembatan semakin melebar dan dalam sehingga membahayakan bagi para pengendara yang melintas.<\/p>\n<figure id=\"attachment_27045\" aria-describedby=\"caption-attachment-27045\" style=\"width: 433px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-27045\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/05\/jembatan-di-ciamis-300x200.png\" alt=\"foto: baehaki efendi\/wp\" width=\"433\" height=\"288\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-27045\" class=\"wp-caption-text\">foto: baehaki efendi\/wp<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya harap ada penanganan serius untuk menangani jembatan itu. Karena lokasinya sering dilewati masyarakat. Kalau tidak segera diperbaiki sangat membahayakan kepada yang sering melintas di jembatan tersebut,\u201d harapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal senada juga diungkapkan Asep, warga Pamarican, dirinya mengaku khawatir atas pergeseran dan mengangahnya Jembatan Ciseel tersebut. Dirinya beraharap agar ada perbaikan dalam waktu dekat agar kondisi itu tidak membahayakan para pengguna jalan, apalagi sebentar lagi menghadapi bulan suci Ramadhan sudah pasti banyak muda\u2013mudi yang lalu lalang melewati jembatan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya harap dinas terkait meninjau kelokasi untuk melakukan pengecekan kondisi jembatan secepatnya,\u201d ungkapnya..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jembatan Ciseel tersebut menghubungkan Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar dan Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. <strong>(Baehaki\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.\u00a0Jembatan yang menghubungkan dua kecamatan di Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis menganga. Jembatan yang berada di daerah perbatasan itu menganga sekitar 20 cm dari titik sambungan awal. \u201cKalau motor lewat juga sering oleng karena saking dalamnya geseran jembatan itu,\u201d ungkap Ajat warga setempat kepada Warta Priangan, Jum\u2019at (06\/05). Dia menjelaskan, jembatan itu memiliki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":27045,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-27044","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27044","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27044"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27044\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27044"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27044"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27044"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}