{"id":30653,"date":"2016-08-02T09:37:05","date_gmt":"2016-08-02T02:37:05","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=30653"},"modified":"2017-10-10T10:57:54","modified_gmt":"2017-10-10T03:57:54","slug":"seniman-ciamis-tak-mau-disebut-seni-liar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/08\/02\/seniman-ciamis-tak-mau-disebut-seni-liar\/","title":{"rendered":"Seniman Ciamis: Kami Tak Mau Disebut Seni Liar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com. <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a>. <\/strong>Pemain tarompet Ciamis hampir kehilangan penerusnya, keberadaan mereka seolah terpinggirkan dan tergerus jaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu pemain terompet yang masih bertahan adalah Yasmin (45). Ia adalah warga Desa Sukamanah, Dusun Cidolog, Desa Cidolog. Ciamis.<\/p>\n<figure id=\"attachment_30654\" aria-describedby=\"caption-attachment-30654\" style=\"width: 446px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-30654\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/08\/seniman-ciamis-300x200.png\" alt=\"Yasmin. (foto: pujitio\/wp)\" width=\"446\" height=\"297\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-30654\" class=\"wp-caption-text\">Yasmin. (foto: pujitio\/wp)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSeni kami ini ingin diakui oleh pemerintah, dan kami tak mau disebut seni liar. Masyarakat sangat butuh pemerintah dan pemerintah butuh rakyat,\u201d ungkap Yasmin saat ditemui oleh Warta Priangan, Senin (1\/8) di Dusun Lewipaku, Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing usai\u00a0pentas di acara kegiatan Halal Bihalal LSM GMBI Ciamis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yasmin sendiri\u00a0tergabung dalam Lingkung Seni Karya Muda Kencana dengan seni silat, ebleg kuda lumping, ronggeng, calung. Yasmin memang sudah suka seni sejak tahun 80-an.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yasmin mengaku ingin sekali dibina oleh pemerintah. \u201cKarena saya sendiri malah lebih sering tampil di daerah-daerah lain, ketimbang lembur (kampung) saya sendiri (Ciamis), padahal saya ingin sekali tampil pada acara Ulang Tahun Ciamis,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0\u201cSeniman-seniman yang sudah berumur seperti saya kebanyakan tidak tau prosedur agar lingkungan seninya bisa dibina oleh pemerintah dan pemerintah kurang memperhatikan itu,\u201d jelasnya.<strong> (Pujitio\/WP).<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com. BERITA CIAMIS. Pemain tarompet Ciamis hampir kehilangan penerusnya, keberadaan mereka seolah terpinggirkan dan tergerus jaman. Salah satu pemain terompet yang masih bertahan adalah Yasmin (45). Ia adalah warga Desa Sukamanah, Dusun Cidolog, Desa Cidolog. Ciamis. \u201cSeni kami ini ingin diakui oleh pemerintah, dan kami tak mau disebut seni liar. Masyarakat sangat butuh pemerintah dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":30654,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-30653","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30653","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30653"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30653\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}