{"id":33118,"date":"2016-09-19T21:54:54","date_gmt":"2016-09-19T14:54:54","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=33118"},"modified":"2017-10-06T11:38:57","modified_gmt":"2017-10-06T04:38:57","slug":"puluhan-korban-banjir-ciamis-mulai-terserang-penyakit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/09\/19\/puluhan-korban-banjir-ciamis-mulai-terserang-penyakit\/","title":{"rendered":"Puluhan Korban Banjir di Ciamis Mulai Terserang Penyakit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>. Penyakit langganan di setiap musim penghujan kerap datang menyerang korban banjir. Di Dusun Sukamaju dan Dusun Kedungbangkong, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, sejak didirikan pada Sabtu (17\/09) hingga Senin (19\/09), sudah ada sekitar 50 pasien yang mendatangi posko kesehatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dari hari Sabtu (17\/09) hingga Senin (19\/09) sudah ada sekitar 50 pasien yang berobat. Rata-rata sakitnya flu, gatel, dan diare,&#8221; kata salah seorang petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Pamarican, Nia Yuniar, AM.Keb, menuturkan kepada Warta Priangan, Senin (19\/09).<\/p>\n<figure id=\"attachment_33120\" aria-describedby=\"caption-attachment-33120\" style=\"width: 460px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-33120\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/banjir-di-ciamis-1-300x200.png\" alt=\"Salah seorang warga tengah berobat ke Posko Kesehatan uang didirikan di lokasi banjir. (foto: baehaki efendi\/wp)\" width=\"460\" height=\"306\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-33120\" class=\"wp-caption-text\">Salah seorang warga tengah berobat ke Posko Kesehatan uang didirikan di lokasi banjir. (foto: baehaki efendi\/wp)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nia mengungkapkan, kebanyakan pasien yang datang adalah orang dewasa. Mereka mengeluhkan gatal-gatal kulit karena terkena air banjir yang meluap dari Sungai Ciseel. Pengobatan ini diberikan secara gratis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dede, warga setempat melakukan pengobatan karena penyakit diare yang ia derita. Ia juga menjadi salah satu korban banjir pada Sabtu (17\/09) kemarin, sehingga ia menderita sakit diare dan flu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pos kesehatan sudah didirikan sejak Sabtu (17\/09) hingga Senin (19\/09) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis melaluli UPTD Puskesmas Pamarican ini, bertujuan untuk membantu warga yang menderita sakit, posko tersebut menyediakan satu dokter dan para petugas kesehatan dari Puskesmas Pamarican. <strong>(Baehaki\/WP).<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Penyakit langganan di setiap musim penghujan kerap datang menyerang korban banjir. Di Dusun Sukamaju dan Dusun Kedungbangkong, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, sejak didirikan pada Sabtu (17\/09) hingga Senin (19\/09), sudah ada sekitar 50 pasien yang mendatangi posko kesehatan. &#8220;Dari hari Sabtu (17\/09) hingga Senin (19\/09) sudah ada sekitar 50 pasien [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":33120,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-33118","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33118","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33118"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33118\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33118"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33118"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33118"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}