{"id":34010,"date":"2016-10-07T08:31:10","date_gmt":"2016-10-07T01:31:10","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=34010"},"modified":"2017-10-05T11:51:18","modified_gmt":"2017-10-05T04:51:18","slug":"macan-tutul-gunung-sawal-masuk-perkampungan-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/10\/07\/macan-tutul-gunung-sawal-masuk-perkampungan-warga\/","title":{"rendered":"Warga Ciamis Ramai-Ramai Tangkap Macan Tutul Gunung Sawal"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>.\u00a0Warga Desa Cikupa Kecamatan Kawali yang berada di kaki Gunung Sawal kembali digegerkan dengan kemunculan macan tutul. Menurut warga sekitar, penangkapan macan di daerahnya adalah kejadian ketiga kalinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201dDi desa ini telah tiga kali mengamankan macan dari tiga jenis yaitu Macan Lodaya, Macan Kumbang dan Macan Tutul Jawa (Panthera Pardus Melas),\u201d ungkap Iwan Permana (40) warga rt 02 RW 03, Desa Cikupa, Kecamatan Kawali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKemunculan hewan ini diawali sekitar tahun 2009 ke perkampungan, tahun 2010 hewan jenis lodaya berhasil diamankan warga. Tahun 2015 satu ekor macan kumbang\u00a0 dan sekarang satu ekor macan tutul,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-34012 aligncenter\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/penangkapan-macan-tutul-gunung-sawal-2-300x200.png\" alt=\"penangkapan-macan-tutul-gunung-sawal-2\" width=\"438\" height=\"292\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warga lainnya, Dani menerangkan, warga di desanya sering kehilangan ternak baik itu ayam atau kambing. \u201cBeberapa hari yang lalu macan kumbang masuk ke kandang ayam milik saya. Setelah mengetahui ada macan tutul pernah masuk kandang ayam saya, malam Kamis kami bersama masyarakat dan para sesepuh membuat perangkap di samping rumah saya karena takut mengancam keluarga dan masyarakat sekitar kaki Gunung Sawal. Dan hasilnya sekarang warga kami mengamankan macan tutul berjenis kelamin jantan,\u201d terang warga RT 05 RW 03 ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Kepala Resort \u00a0wilayah III Gunung Sawal, Warid mengatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan terhadap satwa dilindungi itu. Menurutnya \u00a0hewan yang ditemui tergolong spesies macan dengan jenis macan tutul. Hewan ini usianya sekitar dua tahunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-34013 alignleft\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/penangkapan-macan-tutul-gunung-sawal-1-278x300.png\" alt=\"penangkapan-macan-tutul-gunung-sawal-1\" width=\"316\" height=\"341\" \/>\u201cPenyebab turunnya macan tutul ini masik kita selidiki apa karena lapar, rusak habitat, apa populasi terlau banyak,\u201d jelas Warid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMinggu besok kita akan turunkan\u00a0tim kita selidiki tentang kemunculan macan di perkampungan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi macan tutul yang ditangkap warga Kamis pagi (06\/10) itu secara kasat mata sehat. \u201cTapi yang saya khawatirkan ada luka dalam yang tidak terlihat dan yang paling saya khawatirkan dehidrasi yang akan menimbulkan hewan itu lemas,\u201d ungkap Warid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masih menurut Warid, rencananya macan tutul tersebut akan dievakuasi oleh BKSDA. \u201cRencana akan kami ke Gunung Ciremai karena menurut penelitian di Gunung Ciremai ada satu ekor, sebelum di lepas kami akan mengkaji dulu,\u201d pungkasnya. <strong>(Dena A. Kurnia\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.\u00a0Warga Desa Cikupa Kecamatan Kawali yang berada di kaki Gunung Sawal kembali digegerkan dengan kemunculan macan tutul. Menurut warga sekitar, penangkapan macan di daerahnya adalah kejadian ketiga kalinya. \u201dDi desa ini telah tiga kali mengamankan macan dari tiga jenis yaitu Macan Lodaya, Macan Kumbang dan Macan Tutul Jawa (Panthera Pardus Melas),\u201d ungkap Iwan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":34011,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-34010","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34010","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34010"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34010\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34010"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34010"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34010"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}