{"id":34189,"date":"2016-10-10T08:53:58","date_gmt":"2016-10-10T01:53:58","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=34189"},"modified":"2017-10-05T11:46:05","modified_gmt":"2017-10-05T04:46:05","slug":"ternyata-penyebab-banjir-pamarican-ciamis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/10\/10\/ternyata-penyebab-banjir-pamarican-ciamis\/","title":{"rendered":"Ternyata Ini Penyebab Banjir di Pamarican Ciamis"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>.\u00a0Sejak kemarin sore, Minggu (09\/10) beberapa daerah di Kabupaten Ciamis terendam banjir. Bahkan di beberapa lokasi ketinggian banjir mencapai hampir dua meter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Daerah yang tergenang banjir salah satunya adalah wilayah Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican. Di Kertahayu sedikitnya tiga RT terendam banjir. Wilayah yang terendam banjir yaitu RT 10 dan 11 RW 03 serta RT 14 RW 04.<\/p>\n<figure id=\"attachment_34190\" aria-describedby=\"caption-attachment-34190\" style=\"width: 491px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-34190\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/banjir-di-ciamis-2016-300x169.png\" alt=\"Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin beserta rombongan saat meninjau pembersihan saluran air yang tersumbat yang menyebabakan banjir di daerah Kertahayu, Pamarican. (foto: dena a. kurnia\/wp)\" width=\"491\" height=\"277\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-34190\" class=\"wp-caption-text\">Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin beserta rombongan saat meninjau pembersihan saluran air yang tersumbat yang menyebabkan banjir di daerah Kertahayu, Pamarican. (foto: dena a. kurnia\/wp)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut salah satu warga, Kasmun, banjir di daerahnya diduga disebabkan oleh tersumbatnya aliran air. \u201cSaluran air mamper terhalang oleh akar yang tumbang dan terbawa air,\u201d terangnya pada Warta Priangan di lokasi kejadian, Senin (10\/10).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti diberitakan sebelumnya, banjir menerjang Dusun Ciparakan, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican. Banjir dan Desa Kertahayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">uapan banjir di wilayah tersebut masuk ke rumah warga. Selain itu juga merendam jalan raya yang menghubungkan Pamarican dengan Kertahayu. Ratusan kolam ikan milik warga pun ikut tergenang banjir. Bencana tersebut diduga karena tanggul yang jebol.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi lebih parah terjadi di Blok Cikuya RT 08 RW 04 Dusun Ciparakan, Sukahurip, Kecamatan Pamarican, tadi malam Minggu (09\/10) puluhan rumah tergenang banjir dengan ketinggian 1-2 meter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tadi Senin (10\/10), Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin dan rombongan telah terjun langsung meninjau lokasi banjir. <strong>(Dena A. Kurnia\/WP)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Baca juga:<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/innalillahi-banjir-rendam-pemukiman-warga-ciamis-capai-dua-meter\/34129\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Innalillahi\u2026 Banjir yang Rendam Pemukiman Warga Ciamis Capai Dua Meter<\/strong><\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.\u00a0Sejak kemarin sore, Minggu (09\/10) beberapa daerah di Kabupaten Ciamis terendam banjir. Bahkan di beberapa lokasi ketinggian banjir mencapai hampir dua meter. Daerah yang tergenang banjir salah satunya adalah wilayah Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican. Di Kertahayu sedikitnya tiga RT terendam banjir. Wilayah yang terendam banjir yaitu RT 10 dan 11 RW 03 serta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":34190,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-34189","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34189","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34189"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34189\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}