{"id":35249,"date":"2016-10-25T10:50:30","date_gmt":"2016-10-25T03:50:30","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=35249"},"modified":"2017-10-04T17:22:36","modified_gmt":"2017-10-04T10:22:36","slug":"jembatan-penghubung-2-desa-ciamis-ambruk-bupati-langsung-turun-tangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/10\/25\/jembatan-penghubung-2-desa-ciamis-ambruk-bupati-langsung-turun-tangan\/","title":{"rendered":"Jembatan Penghubung 2 Desa di Ciamis Ambruk, Bupati Langsung Turun Tangan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a>.<\/strong> Jembatan yang menghubungkan dua desa di Ciamis ambruk. Akibat ambruknya jembatan tersebut, warga terpaksa harus mencari jalan alternatif lain yang cukup jauh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jembatan Cipamutih yang memiliki panjang sekitar 10 meter dan lebar 2,5 meter ambruk. Jembatan itu menghubungkan Desa Sukajaya dan Desa Sukamaju, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Warga pun jika akan menuju Pamarican harus menggunakan jalan alternatif lain walaupun memutar dan memerlukan biaya dan tenaga ekstra.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-35251 aligncenter\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/jembatan-ambruk-di-ciamis-2-300x169.jpg\" alt=\"jembatan-ambruk-di-ciamis-2\" width=\"458\" height=\"258\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jembatan ini dibangun sekitar tahun 2006. Awalnya adalah jembatan kayu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin setelah mendapat kabar bahwa jembatan Cipamutih amruk langsung ke lokasi memantau lokasi kejadian, Senin (24\/10).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Iing mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah jembatan tersebut akan dibangun dari APBD atau dari ADD. Pasalnya jalan itu merupakan jalan desa.\u00a0Namun pihaknya tetap akan memprogramkan pembangunan jembatan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-35252 aligncenter\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/10\/jembatan-ambruk-di-ciamis-3-300x169.jpg\" alt=\"jembatan-ambruk-di-ciamis-3\" width=\"440\" height=\"248\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cApakah kita bangun dulu lalu kita serahkan setelah jadi? Apa kita bantu dananya saja biar desa yang mengerjakanya? Karena jembatan ini cukup panjang yang tentunya memerlukan dana yang tidak sedikit,\u201d paparnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTapi kita akan tetap mengupayakan pembangunan ini demi lancarnya pembangunan di desa-desa,\u201d terang Iing. <strong>(Dena A. Kurnia\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Jembatan yang menghubungkan dua desa di Ciamis ambruk. Akibat ambruknya jembatan tersebut, warga terpaksa harus mencari jalan alternatif lain yang cukup jauh. Jembatan Cipamutih yang memiliki panjang sekitar 10 meter dan lebar 2,5 meter ambruk. Jembatan itu menghubungkan Desa Sukajaya dan Desa Sukamaju, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Warga pun jika akan menuju [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":35250,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-35249","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35249","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35249"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35249\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35249"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35249"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35249"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}