{"id":37190,"date":"2016-11-28T16:44:07","date_gmt":"2016-11-28T09:44:07","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=37190"},"modified":"2017-10-04T16:24:17","modified_gmt":"2017-10-04T09:24:17","slug":"ribuan-warga-ciamis-sudah-berangkat-jalan-kaki-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/11\/28\/ribuan-warga-ciamis-sudah-berangkat-jalan-kaki-jakarta\/","title":{"rendered":"Ribuan Warga Ciamis Berangkat Jalan Kaki ke Jakarta"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a>.<\/strong> Ribuan warga Ciamis yang terdiri dari santri dari berbagai pondok pesantren, masyarakat umum serta tokoh agama, pagi tadi, Senin (28\/11) mulai bergerak menuju Ibu Kota Jakarta. Mereka rencananya akan berjalan kaki sejauh 300 kilometer.<\/p>\n<figure id=\"attachment_37196\" aria-describedby=\"caption-attachment-37196\" style=\"width: 419px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-37196\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/warga-ciamis-jalan-kaki-ke-jakarta-6-300x200.jpg\" alt=\"foto: facebook baznas ciamis\" width=\"419\" height=\"279\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-37196\" class=\"wp-caption-text\">foto: facebook baznas ciamis<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Massa tersebut berkumpul di Masjid Agung Ciamis sekira pukul 11.00 WIB. Mereka yang sebagian besar mengenakan kemeja putih ini kemudian berjalan kaki dengan dikawal oleh aparat dari Polres Ciamis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di bagian depan massa nampak sebuah mobil pick up bertuliskan GNPF-MUI, yang merujuk pada Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia. Massa pun meneriakan takbir sebagai penyemangat gerakan yang mereka lakukan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_37195\" aria-describedby=\"caption-attachment-37195\" style=\"width: 426px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-37195\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/warga-ciamis-jalan-kaki-ke-jakarta-5-300x200.jpg\" alt=\"foto: facebook baznas ciamis\" width=\"426\" height=\"284\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-37195\" class=\"wp-caption-text\">foto: facebook baznas ciamis<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekitar 1500 massa yang berjalan kaki menuju arah Jakarta dari Alun-Alun Ciamis ini sempat memacetkan arus lalu lintas dan mengundang perhatian warga. Kemacetan panjang terjadi karena massa menggunakan sebagian badan jalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>MASSA AKAN DIESTAFETKAN DARI CIAMIS, TASIK, GARUT, BANDUNG HINGGA JAKARTA, SELANJUTNYA&#8211;&gt;&gt;<\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ulama Ciamis, KH Nonop Hanafi seperti dilansir Republika.co.id mengatakan, umat Islam Ciamis tersebut berjalan kaki demi mengikuti aksi bela Islam pada 2 Desember mendatang. Aksi tersebut sekaligus bentuk tuntutan agar tersangka dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera dimasukkan sel tahanan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_37194\" aria-describedby=\"caption-attachment-37194\" style=\"width: 425px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-37194\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/warga-ciamis-jalan-kaki-ke-jakarta-4-300x182.png\" alt=\"Massa peserta aksi jalan kaki di Ciamis mulai bergerak pada Senin, (28\/11) siang. Mereka menuntut penangkapan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (FOTO : Republika\/Rizky Suryarandika)\" width=\"425\" height=\"258\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-37194\" class=\"wp-caption-text\">Massa peserta aksi jalan kaki di Ciamis mulai bergerak pada Senin, (28\/11) siang. Mereka menuntut penangkapan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (FOTO : Republika\/Rizky Suryarandika)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pimpinan Ponpes Miftahul Huda 2 itu mengakui, tidak mudah berjalan kaki dari Ciamis sampai Jakarta yang jaraknya sekitar 300 kilometer. Sehingga, dia berharap, umat Muslim lainnya bisa membuatkan posko di sepanjang perjalanan menuju Jakarata. Tujuan posko sebagai tempat istirahat maupun makan dan minum peserta aksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami akan sediakan di titik posko ada mobil ke tempat istirahat bagi yang tidak kuat. Kami kontak beberapa tempat untuk sediakan makanan dan minuman. Kami minta pada Allah semoga diberikan kekuatan, nanti ini estafet sambung menyambung,&#8221; katanya pada <em><strong>Republika.co.id<\/strong><\/em>.<\/p>\n<figure id=\"attachment_37193\" aria-describedby=\"caption-attachment-37193\" style=\"width: 422px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-37193\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/warga-ciamis-jalan-kaki-ke-jakarta-3-300x169.jpg\" alt=\"FOTO: ISTIMEWA\" width=\"422\" height=\"238\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-37193\" class=\"wp-caption-text\">FOTO: ISTIMEWA<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nantinya, dalam aksi ini, dia menjelaskan, tak semua Muslim dari Ciamis akan berjalan kaki sampai Jakarta. Melainkan akan terjadi estafet dari tiap rombongan Muslim dari Ciamis, Tasik, Garut, Bandung hingga Jakarta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Yang ingin berangkat 50 bus, tapi kami kontak PO bus akhirnya tidak ada. <em>Oke lah<\/em> kami jalan kaki saja semampunya sampai di mana, nanti diestafetkan, harus optimistis. Massa sepuluh ribu kalau diakumulasi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-37192 aligncenter\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/warga-ciamis-jalan-kaki-ke-jakarta-2-300x169.jpg\" alt=\"warga-ciamis-jalan-kaki-ke-jakarta-2\" width=\"410\" height=\"231\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menyatakan pesan dari aksi ini agar Ahok segera masuk tahanan setelah ditetapkan sebagai tersangka. Dia pun membantah ada muatan politik dalam aksi kali ini. Menurutnya, aksi ini murni sebagai respons umat atas penistaan agama yang dilakukan Ahok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-37191 aligncenter\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/warga-ciamis-jalan-kaki-ke-jakarta-1-300x169.jpg\" alt=\"warga-ciamis-jalan-kaki-ke-jakarta-1\" width=\"408\" height=\"230\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pesannya kami nuntut hukum ini tak terkait Pilkada, tak ada unsur politik di sini karena kami ingin tunjukkan umat Islam sekali disentil ini bisa bersatu,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Dari berbagai sumber.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Baca juga:<\/strong><\/span><\/p>\n<h2 class=\"post-box-title\"><a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/komentar-bupati-ciamis-terkait-aksi-bela-islam-212\/37202\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ini Komentar Bupati Ciamis Terkait Aksi Bela Islam 212<\/a><\/h2>\n<h2 class=\"post-box-title\"><a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/ribuan-warga-ciamis-jalan-kaki-jakarta-komentar-mui\/37208\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ribuan Warga Ciamis Jalan Kaki ke Jakarta, Ini Komentar MUI\u2026<\/a><\/h2>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Ribuan warga Ciamis yang terdiri dari santri dari berbagai pondok pesantren, masyarakat umum serta tokoh agama, pagi tadi, Senin (28\/11) mulai bergerak menuju Ibu Kota Jakarta. Mereka rencananya akan berjalan kaki sejauh 300 kilometer. Massa tersebut berkumpul di Masjid Agung Ciamis sekira pukul 11.00 WIB. Mereka yang sebagian besar mengenakan kemeja putih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":37192,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-37190","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37190","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37190"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37190\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37190"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37190"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37190"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}