{"id":37295,"date":"2016-11-30T10:11:48","date_gmt":"2016-11-30T03:11:48","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=37295"},"modified":"2017-10-04T16:15:11","modified_gmt":"2017-10-04T09:15:11","slug":"k-h-syarif-hidayat-santri-ciamis-tetap-berjalan-kaki-video","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/11\/30\/k-h-syarif-hidayat-santri-ciamis-tetap-berjalan-kaki-video\/","title":{"rendered":"K. H Syarif Hidayat: \u201cSantri Ciamis akan Tetap Berjalan Kaki!\u201d (Video)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a>.<\/strong> Meskipun Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian sudah mencabut larangan pengusaha angkutan membawa rombongan massa aksi bela islam 212, tapi para santri Ciamis akan tetap berjalan kaki ke Jakarta. Hal tersebut disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hasan Ciamis, K. H Syarif Hidayat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut tokoh agama Ciamis yang ikut dalam rombongan santri yang berjalan kaki ke Jakarta ini, mereka berjalan kaki bukan hanya karena Kapolri melarang perusahaan otobus dilarang mengangkut massa aksi. \u201cYa katanya hari ini (Kapolres sudah mencabut larangan perusahaan otobus dilarang mengangkut massa aksi bela islam 212. Tapi kita akan tetap berjalan kaki\u00a0 karena bukan hanya karena perusahaan bis yang diblokir, tapi kita juga ingin memperlihatkan keseriusan gerakan kita dalam meminta keadilan (kasus penodaan agama),\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Himpunan Alumni\u00a0Miftahul\u00a0Huda\u00a0ini juga menepis isu jika aksi mereka ditunggangi kepentingan makar. \u201cKita tetap akan bergabung dengan Aksi Bela Islam 212, semata-mata ini menjunjung tinggi islam dan kaum muslimin. Kita bukan mau melakukan aksi makar tapi kita ingin ibadah dan gelar sajadah, kita berdoa untuk kemaslahatan bangsa dan Negara Republik Indonesia\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga mengatakan jika tidak ada larangan bagi ummat islam yang ingin ikut aksi 2 Desember yang akan dipustakan di Lapangan Monas tersebut. \u201cTidak ada larangan, namun jangan terlalu banyak. Kita juga hari Jumat ada acara doa bersama di Masjid Agung Ciamis. Jumat juga nanti ada yang berangkat menggunakan kendaraan (ke Jakarta).<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>VIDEO SAAT MASSA SEDANG BERSIAP-SIAP MELANJUTKAN PERJALANAN DARI KAMPUNG NAGREK, SELANJUTNYA&#8211;&gt;&gt;<br \/>\n<!--nextpage--><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat dihubungi melalui sambungan telepon, K.H Syarif Hidayat mengatakan jika rombongan tadi pagi sudah bergerak dari tempat istirahat Kampung Nagrek. Dan sekira pukul 09.30 sudag berdada di daerah Cicalengka Kabupaten Bandung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut video saat massa bersiap akan melanjutkan perjalanan dari Kampung Nagrek:<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" width=\"1170\" height=\"878\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/sBkXCsFtPkA?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"autoplay; encrypted-media\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Meskipun Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian sudah mencabut larangan pengusaha angkutan membawa rombongan massa aksi bela islam 212, tapi para santri Ciamis akan tetap berjalan kaki ke Jakarta. Hal tersebut disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hasan Ciamis, K. H Syarif Hidayat. Menurut tokoh agama Ciamis yang ikut dalam rombongan santri yang berjalan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":37296,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-37295","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37295","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37295"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37295\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37295"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37295"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37295"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}