{"id":37354,"date":"2016-11-30T20:27:09","date_gmt":"2016-11-30T13:27:09","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=37354"},"modified":"2017-10-04T16:11:19","modified_gmt":"2017-10-04T09:11:19","slug":"hati-hati-modus-penipuan-baru-via-telepon-marak-ciamis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/11\/30\/hati-hati-modus-penipuan-baru-via-telepon-marak-ciamis\/","title":{"rendered":"Hati-Hati Modus Penipuan Baru via Telepon Marak di Ciamis!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>.\u00a0Modus penipuan lewat telepon genggam kembali terjadi dengan cara baru. Biasanya penipuan tersebut hanya lewat\u00a0sms, seperti minta\u00a0diisikan\u00a0pulsa, menang hadiah, dan tawaran bisnis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tadi ada yang menghubungi telepon genggam saya. Bersuara laki-laki mengatakan minta tolong\u00a0bu.. Tolong\u00a0bu.. setelah saya tanya, minta tolong apa? Dia tidak jawab, Cuma mengatakan minta tolong saya \u201cDeden\u201d kata pria tersebut,\u201d ungkap Nur Ani Fatullailiyah, korban penipuan tersebut ketika ditemui Warta Priangan, di rumahnya di\u00a0Dusun Ciparakan, RT 09 RW 04, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (30\/11).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nur Ani, langsung panik karena mengira suara pria tersebut adalah suaminya. &#8220;Langsung saya telepon ternyata suaminya ada di wilayah Kota Banjar, sehat dan sedang bekerja,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKebetulan suami saya sedang bekerja seperti biasanya,\u201d terangnya. Nur Ani sempat panik pada saat kejadian tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penipu tersebut berpura-pura meninta tolong sambil menangis-nagis. Ia mengaku bernama \u201cDeden\u201d. Saat Warta Priangan mencoba\u00a0menghubungi nomor telepon tersebut yaitu 082 326 205 356 sudah tidak aktif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya\u00a0pernah\u00a0ketipu oleh kupon berkedok hadiah mobil, jadi sekarang saya selalu hati-hati dan waspada, karena tidak ingin kena tipu yang kedua kalinya,\u201d kata Nur Ani<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya banyak modus penipuan lewat telepon yang bermacam-macam. Mulai dari undian berhadiah, minta diisikan pulsa, menginfokan kerabat kecelakaan dan lainnya. \u201cBahkan penipuan penyebaran kupon berhadiah dan surat berharga di daerah sini,\u201d pungkas Nur Ani <strong>(Baehaki Efendi\/WP).<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.\u00a0Modus penipuan lewat telepon genggam kembali terjadi dengan cara baru. Biasanya penipuan tersebut hanya lewat\u00a0sms, seperti minta\u00a0diisikan\u00a0pulsa, menang hadiah, dan tawaran bisnis. &#8220;Tadi ada yang menghubungi telepon genggam saya. Bersuara laki-laki mengatakan minta tolong\u00a0bu.. Tolong\u00a0bu.. setelah saya tanya, minta tolong apa? Dia tidak jawab, Cuma mengatakan minta tolong saya \u201cDeden\u201d kata pria tersebut,\u201d [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":37355,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-37354","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37354"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37354\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}