{"id":377,"date":"2014-12-31T19:11:55","date_gmt":"2014-12-31T12:11:55","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=377"},"modified":"2018-02-07T11:09:17","modified_gmt":"2018-02-07T04:09:17","slug":"dinas-kehutanan-ciamis-sosialisasikan-teknik-budidaya-kopi-robusta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2014\/12\/31\/dinas-kehutanan-ciamis-sosialisasikan-teknik-budidaya-kopi-robusta\/","title":{"rendered":"DINAS KEHUTANAN CIAMIS SOSIALISASIKAN TEKNIK BUDIDAYA KOPI ROBUSTA"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-ciamis\/\">BERITA CIAMIS<\/a>.\u00a0<\/strong>Sepuluh kelompok penerima bantuan bibit kopi robusta mengikuti program sosialisasi pola penanaman kopi yang dilaksanakan hari Rabu (30\/12), bertempat di Dusun Sukamenak Desa Mekarmukti Kecamatan Cisaga.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Ciamis, Ir.Nana Supriatna memaparkan,\u00e2\u20ac\u0153dengan adanya sosialisasi ini diharapkan para petani bisa mendapatkan ilmu pengetahuan penanaman yang lebih baik, sehingga bisa menghasilkan hasil produksi panen yang lebih baik dan lebih banyak\u00e2\u20ac\u009d.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, Dedi sebagai perwakilan Puslit Kopi Kakau Jember menjelaskan, bahwa kopi robusta ini memiliki banyak keunggulan dari kopi lokal. Kopi ini memiliki akar lebih banyak sehingga bisa memproses atau mengambil makanan lebih banyak. Makanya, robusta bisa mengasilkan kopi 2 sampai 2,5 kg perpohon dalam satu kali musim panen. <strong><em>(Adi Rahayu\/WP)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS.\u00a0Sepuluh kelompok penerima bantuan bibit kopi robusta mengikuti program sosialisasi pola penanaman kopi yang dilaksanakan hari Rabu (30\/12), bertempat di Dusun Sukamenak Desa Mekarmukti Kecamatan Cisaga. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Ciamis, Ir.Nana Supriatna memaparkan,\u00e2\u20ac\u0153dengan adanya sosialisasi ini diharapkan para petani bisa mendapatkan ilmu pengetahuan penanaman yang lebih baik, sehingga bisa menghasilkan hasil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":378,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25,6965],"class_list":["post-377","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis","tag-dinas-kehutanan-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/377","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=377"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/377\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=377"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=377"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=377"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}