{"id":38258,"date":"2016-12-16T11:35:02","date_gmt":"2016-12-16T04:35:02","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=38258"},"modified":"2017-10-04T15:50:59","modified_gmt":"2017-10-04T08:50:59","slug":"38258-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2016\/12\/16\/38258-2\/","title":{"rendered":"Ini Solusi Mudah Atasi Kelangkaan Elpiji di Ciamis"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\">wartapriangan.com<\/a>, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS. <\/a><\/strong>Kelangkaan elpiji di Kabupaten Ciamis di beberapa daerah akhir\u2013akhir ini sebetulnya dapat diatasi bagi daerah yang memiliki ternak, baik sapi ataupun ayam, Mereka dapat memanfaatkan kotoranya untuk dibuatkan bio gas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSekarang di Kelurahan Cigembor telah dibuat percontohan instalasi bio gas dan nanti masyarakat bisa melihat bagaimana proses bio gas ini,\u201d kata Kepala Bidang Produksi Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis, Otong Bustomi (15\/12) di sela kesibukanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapasitas penampungan percontohan bio gas kotoran hewan ini 17 kubik dan ini bisa menerangi beberapa lampu petromak, kompor gas, rice cooker di instalasi peternakan Kabupaten Ciamis.<\/p>\n<figure id=\"attachment_38272\" aria-describedby=\"caption-attachment-38272\" style=\"width: 499px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-38272\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/hhh-300x169.jpg\" alt=\"Instalasi bio gas di instalasi peternakan Kabupaten Ciamis, (Foto : Dena A Kurnia\/WP)\" width=\"499\" height=\"281\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38272\" class=\"wp-caption-text\">Instalasi bio gas di instalasi peternakan Kabupaten Ciamis, (Foto : Dena A Kurnia\/WP)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDengan adanya percontohan bio gas ini diharapkan krisis energi atau kelangkaan elpiji di Ciamis khususnya di daerah sentra peternakan bisa diatasi. Pemanfaatan teknologi bio gas juga untuk mengatasi pencemaran lingkungan akibat dari baunya kotoran hewan ternak. Proses fermentasi ini berlangsung sekitar 4 hari dan \u00a0bisa langsung digunakan,\u201d terang H. Otong Bustomi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Khusus di Kabupaten Ciamis, populasi sapi sampai sekarang kurang lebih ada 10.000 ekor dan sangat berpotensi untuk penggunaan bio gas tersebut. Ssatu kepala rumah tangga \u00a0cukup dari tiga \u00a0ekor sapi untuk satu hari satu malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSebelumnya sudah dicoba di Lakbok, Rancah, Panumbangan, Sukamantri,\u00a0 cuma masyarakat kurang serius menerapkannya,\u201d terang Otong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMudah-mudahan dengan adanya sosialisasi dan percontohan di instalasi ini masyarakat bisa termotivasi karena bisa menghemat pengeluaran sehari-hari,\u201d pungkas Otong. <strong>(Dena A Kurnia\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Kelangkaan elpiji di Kabupaten Ciamis di beberapa daerah akhir\u2013akhir ini sebetulnya dapat diatasi bagi daerah yang memiliki ternak, baik sapi ataupun ayam, Mereka dapat memanfaatkan kotoranya untuk dibuatkan bio gas. \u201cSekarang di Kelurahan Cigembor telah dibuat percontohan instalasi bio gas dan nanti masyarakat bisa melihat bagaimana proses bio gas ini,\u201d kata Kepala [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":38271,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-38258","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38258","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38258"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38258\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38258"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38258"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38258"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}