{"id":39911,"date":"2017-01-13T09:52:33","date_gmt":"2017-01-13T02:52:33","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=39911"},"modified":"2017-01-13T09:52:33","modified_gmt":"2017-01-13T02:52:33","slug":"warga-pangandaran-geger-pria-tua-meninggal-bunuh-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/01\/13\/warga-pangandaran-geger-pria-tua-meninggal-bunuh-diri\/","title":{"rendered":"Warga Pangandaran Geger, Pria Tua Meninggal Bunuh Diri"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-pangandaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA PANGANDARAN<\/a><\/strong>. Seorang pria tua bernama Suparno (70) warga Dusun Sidomulyo RT 2 RW 4 Desa Sidomulyo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran, ditemukan meninggal dunia dan diduga bunuh diri, sekitar pukul 05.30 WIB Jumat (13\/1) pagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban ditemukan tergantung tali pada bagian leher dengan posisi terduduk diatas tempat tidur. Tali tersebut diikat ke plafon rumah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut anak korban Rapon Rusmawan (44) dirinya diberitahu sekitar pukul 05.30 WIB bahwa ayahnya meninggal dalam kondisi tidak wajar di rumah tetangganya bernama Sutrisno.<\/p>\n<figure id=\"attachment_39914\" aria-describedby=\"caption-attachment-39914\" style=\"width: 433px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-39914\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/suasana-rumah-duka-korban-bunuh-diri-di-pangandaran-300x169.jpg\" alt=\"Suasana di rumah duka saat menunggu pemakaman. (foto: iwan mulyadi\/wp)\" width=\"433\" height=\"244\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-39914\" class=\"wp-caption-text\">Suasana di rumah duka saat menunggu pemakaman. (foto: iwan mulyadi\/wp)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Benar saja saat saya temukan ayah saya telah meninggal dalam posisi menggantung di kayu plafon rumah menggunakan tali yang melilit dileher,&#8221;kata Rapon.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun lanjutnya karena panik dan prihatin dengan kondisi jasad korban, bersama warga segera mengevakuasi tanpa mendokumentasikan peristiwa terdebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya jasad korban dibawa ke rumah keluarganya untuk segeta dimakamkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat polisi datang pihak keluarga pun menolak dilakukan otopsi pada jasad korban. Pihak keluarga mengaku ikhlas atas kematian korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari informasi yang dihimpun Warta Priangan dari beberapa warga, semasa hidupnya korban sudah pikun dan mengalami gangguan mental, sehingga tidak tinggal menetap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini kasus tersebut ditangani pihak Kepolisian Sektor Pangandaran.<strong> (Iwan Mulyadi\/WP)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Seorang pria tua bernama Suparno (70) warga Dusun Sidomulyo RT 2 RW 4 Desa Sidomulyo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran, ditemukan meninggal dunia dan diduga bunuh diri, sekitar pukul 05.30 WIB Jumat (13\/1) pagi. Korban ditemukan tergantung tali pada bagian leher dengan posisi terduduk diatas tempat tidur. Tali tersebut diikat ke plafon rumah. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":5814,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6,8],"class_list":["post-39911","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran","tag-pangandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39911"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39911\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}