{"id":40508,"date":"2017-01-20T19:49:49","date_gmt":"2017-01-20T12:49:49","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=40508"},"modified":"2017-01-20T19:49:49","modified_gmt":"2017-01-20T12:49:49","slug":"miris-pesona-pantai-batuhiu-pangandaran-kini-mulai-luntur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/01\/20\/miris-pesona-pantai-batuhiu-pangandaran-kini-mulai-luntur\/","title":{"rendered":"Miris&#8230; Pesona Pantai Batu Hiu Pangandaran Kini Mulai Luntur"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/\">wartapriangan.com<\/a>, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-pangandaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA PANGANDARA<\/a><\/strong>N. Pantai Batu Hiu Pangandaran sudah dikenal sejak lama keindahannya. Di Kabupaten Pangandaran, selain Pantai Pangandaran, Batukaras dan pantai-pantai lainnya, Batuhiu masuk kriteria sebagai salah satu pantai terindah di Jawa Barat yang sangat populer.<\/p>\n<figure id=\"attachment_40509\" aria-describedby=\"caption-attachment-40509\" style=\"width: 414px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-40509\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/pantai-batu-hiu-7-300x169.jpg\" alt=\"foto: iwan mulyadi\/wp\" width=\"414\" height=\"233\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40509\" class=\"wp-caption-text\">foto: iwan mulyadi\/wp<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun kabar tak sedap menyeruak bahwa objek wisata Pantai Batuhiu mulai luntur pesonanya dan wisatawan mulai melirik objek wisata pantai lainnya, yang konon lebih rajin bersolek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Reporter Warta Priangan, Iwan Mulyadi, S.P, Jumat (20\/1) mencoba melihat realita di objek wisata yang disebut-sebut sebagai tanah lotnya Jawa Barat.<\/p>\n<figure id=\"attachment_40514\" aria-describedby=\"caption-attachment-40514\" style=\"width: 403px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-40514\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/pantai-batu-hiu-2-300x169.jpg\" alt=\"foto: iwan mulyadi\/wp\" width=\"403\" height=\"227\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40514\" class=\"wp-caption-text\">foto: iwan mulyadi\/wp<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menuju ke Batu Hiu tidak terlalu sulit. Patokannya adalah Kecamatan Pangandaran. Setelah sampai di Pangandaran, tinggal mengikuti petunjuk yang ada.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi yang menggunakan kendaraan umum, dari terminal Pangandaran dapat menggunakan angkutan pedesaan jurusan Cijulang. Lalu turun di depan jalan yang bertanda pantai Batu Hiu. Kemudian berjalan kaki atau naik ojek yang jarak sekitar 2 km.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tempat parkir di dalam kawasan objek wisata tersebut ada dua lokasi, di sebelah timur dan barat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keistimewaan Pantai Batu Hiu adalah panorama alamnya yang sangat indah. Bahkan, pantai ini disebut-sebut sebagai Tanah Lot-nya Jawa Barat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menikmati pemandangan, kita harus naik ke atas sebuah bukit kecil. Dari atas bukit kecil yang ditumbuhi pohon-pohon Pandan Wong (sejenis pohon palem) yang menjulang tinggi tersebut, bisa disaksikan birunya Samudra Indonesia dengan deburan ombaknya yang menggulung putih.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>BEGINI KONDISI PANTAI BATU HIU KINI, HALAMAN SELANJUTNYA &#8211;&gt;&gt;<\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uniknya, untuk naik ke atas bukit, kita harus melewati \u201cgerbang\u201d berupa terowongan kecil berbentuk mulut ikan hiu yang ada di sebelah barat dan telah direhab pada tahun 2015 lalu. Namun kondisi sejumlah fasilitas dalam keadaan rusak.<\/p>\n<figure id=\"attachment_40511\" aria-describedby=\"caption-attachment-40511\" style=\"width: 371px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-40511\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/pantai-batu-hiu-5-300x169.jpg\" alt=\"foto: iwan mulyadi\/wp\" width=\"371\" height=\"209\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40511\" class=\"wp-caption-text\">foto: iwan mulyadi\/wp<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tangga untuk menaiki bukit tampak sudah rusak. Pendopo yang terletak di objek wisata tersebut atap dan langit-langitnya bolong. Beberapa tiang listrik tampak miring, dan kurangnya lampu penerangan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_40510\" aria-describedby=\"caption-attachment-40510\" style=\"width: 375px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-40510\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/pantai-batu-hiu-6-300x169.jpg\" alt=\"foto: iwan mulyadi\/wp\" width=\"375\" height=\"211\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40510\" class=\"wp-caption-text\">foto: iwan mulyadi\/wp<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu fasilitas arena bermain untuk anak sudah rusak dan berkarat. Begitu pun kamar mandi kondisi kurang memadai.<\/p>\n<figure id=\"attachment_40513\" aria-describedby=\"caption-attachment-40513\" style=\"width: 373px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-40513\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/pantai-batu-hiu-3-300x169.jpg\" alt=\"foto: iwan mulyadi\/wp\" width=\"373\" height=\"210\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40513\" class=\"wp-caption-text\">foto: iwan mulyadi\/wp<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika hari mulai redup, pengujung dapat menyaksikan pesona matahari terbenam di cakrawala. Sayangnya, karena ombaknya yang besar dan batuan karang di pantai ini, belum ditemukan lokasi yang cocok untuk berenang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Kompepar Destinasi Batuhiu, Jajat sudrajat S.Pi, mengakui sejumlah fasilitas di objek wisata Batuhiu memang kondisinya saat ini rusak. &#8220;Kebersihan di lokasi wisata ini memang masih jadi kendala, karena anggarannya tidak ada. Selama ini dana kebersihan dikumpulkan secara swadaya dari berbagai sumber di antaranya dari parkir dan para pedagang di sekitar lokasi. Kendati demikian, kebersihan tetap dijaga karena dalam seminggu sekali dilakukan operasi kebersihan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_40515\" aria-describedby=\"caption-attachment-40515\" style=\"width: 376px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-40515\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/pantai-batu-hiu-1-300x169.jpg\" alt=\"foto: iwan mulyadi\/wp\" width=\"376\" height=\"212\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40515\" class=\"wp-caption-text\">foto: iwan mulyadi\/wp<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun lanjutnya, itu masih belum efektif dan tidak terlalu berdampak dalam meningkatkan kebersihan di Batuhiu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Jajat, guna mengatasi permasalahan itu diperlukan petugas kebersihan yang selalu siap siaga di lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pasalnya, selama ini tidak ada petugas yang rutin membersihkan objek wisata Batuhiu. Kita juga kekurangan tempat sampah,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_40512\" aria-describedby=\"caption-attachment-40512\" style=\"width: 381px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-40512\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/pantai-batu-hiu-4-300x169.jpg\" alt=\"foto: iwan mulyadi\/wp\" width=\"381\" height=\"215\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40512\" class=\"wp-caption-text\">foto: iwan mulyadi\/wp<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu Pengurus Kompepar Kabupaten Pangandaran Bidang Seni Dan Budaya, Rangga berharap, untuk mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan Pangandaran sebagai Kabupaten pariwisata yang mendunia, maka objek wisata Batuhiu harus segera mendapatkan perbaikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Untuk waktu dekat, minimal ada perbaikan di tangga menuju atas bukit, lampu penerangan, lampu taman, perbaikan pendopo, dan lainnya,&#8221; ujar Rangga yang juga seorang budayawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kendati tidak teranggarkan tahun 2017 ini, semoga saja dapat diusulkan dalam anggaran perubahan. Sehingga Batuhiu dapat menggeliat, cantik dan sohor seperti dulu,&#8221; pungkasnya. <strong>(Iwan Mulyadi\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pantai Batu Hiu Pangandaran sudah dikenal sejak lama keindahannya. Di Kabupaten Pangandaran, selain Pantai Pangandaran, Batukaras dan pantai-pantai lainnya, Batuhiu masuk kriteria sebagai salah satu pantai terindah di Jawa Barat yang sangat populer. Namun kabar tak sedap menyeruak bahwa objek wisata Pantai Batuhiu mulai luntur pesonanya dan wisatawan mulai melirik objek wisata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":40509,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6,309,8],"class_list":["post-40508","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran","tag-objek-wisata-di-pangandaran","tag-pangandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40508","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40508"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40508\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}