{"id":40699,"date":"2017-01-23T16:58:54","date_gmt":"2017-01-23T09:58:54","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=40699"},"modified":"2017-01-23T16:58:54","modified_gmt":"2017-01-23T09:58:54","slug":"warga-perbatasan-ciamis-minta-diperhatikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/01\/23\/warga-perbatasan-ciamis-minta-diperhatikan\/","title":{"rendered":"Warga di Perbatasan Ciamis Minta Diperhatikan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">wartapriangan.com, <\/a><a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS.<\/a><\/strong> Seolah-olah seperti di anak tirikan dan tidak kunjung mendapatkan perhatian baik dari Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten Ciamis. Warga bersama Pemuda Desa di Dusun Citamiang RT 03 RW 01, Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, secara bersama-sama melakukan kerja bakti dan bergotong royong memperbaiki jalan lingkungan diwilayah Desa setempat. Sabtu (21\/01) lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan Informasi yang berhasil dihimpun Warta Priangan, dari Pembina Forum Kominkasi Anak Citamiang (Forka Cita) Ahmad Musadad, menuturkan bahwa perbaikan jalan lingkungan ini merupakan <em>inisiatif<\/em>\u00a0 warga dan pemuda setempat, pasalnya\u00a0 akses jalan yang ada sekarang ini, tidak pernah mendapatkan\u00a0 perhatian dari pihak\u00a0 Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten Ciamis.<\/p>\n<figure id=\"attachment_40700\" aria-describedby=\"caption-attachment-40700\" style=\"width: 431px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-40700\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/unnamedTY-300x225.jpg\" alt=\"Foto : Baehaki Efendi\/wartapriangan.com\" width=\"431\" height=\"323\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40700\" class=\"wp-caption-text\">Foto : Baehaki Efendi\/wartapriangan.com<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8221; Kita sudah mencoba mengajukan\u00a0 pembangunan jalan lingkungan ini, ke pihak Pemerintah Desa setempat, namun hingga kini belum ada <em>realisasi<\/em>. Sudah mengajukan berkali-kali namun hingga kini belum\u00a0 mendapatkan <em>respon<\/em>,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warga mengusulkan Pembangunan Jalan\u00a0 Dusun menggunakan Dana Desa maupun ADD (Alokasi Dana Desa) tapi hingga kini tidak kunjung dialokasikan. Jalan ini sampai sekarang belum pernah\u00a0 dibangun oleh Pemerintah Desa.<\/p>\n<figure id=\"attachment_40701\" aria-describedby=\"caption-attachment-40701\" style=\"width: 444px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-40701\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/unnamedYD-300x225.jpg\" alt=\"Foto : Baehaki Efendi\/wartapriangan.com\" width=\"444\" height=\"333\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40701\" class=\"wp-caption-text\">Foto : Baehaki Efendi\/wartapriangan.com<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ahmad mengatakan, rencananya Pembangunan Jalan Sepanjang 500 meter dengan Lebar 2,5 meter tabat beton menggunakan dana bantuan dari para donatur, baik sumbangan dari warga setempat\u00a0 maupun donatur lainnya. Jalan ini merupakan jalan penghubung antar Dusun, yang tembus ke Jalan Raya Perbatasan Kota Banjar dengan Kabupaten Ciamis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8221; Kami mencari dana kesana kemari kepada para donatur\u00a0 dan akhirnya bisa terkumpul sampai puluhan juta. Ketua RT setempat juga sampai merelakan menjual lumbung padinya untuk tambah-tambah dana pembangunan jalan bagi warganya,&#8221; jelasnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ahmad, menambahkan, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, merupakan\u00a0 pintu gerbang Kabupaten Ciamis, diwilayah Timur. Sangat miris jika kondisi jalannya seperti ini. Tidak hanya Jalan Dusun saja, tapi juga Jalan Desa rusak parah dan belum pernah ada perbaikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ahmad, berharap baik kepada Pemerintah Desa,\u00a0 maupun Pemerintah Kabupaten Ciamis, harus tanggap terhadap semua hal dan harus memperhatikan kondisi infrastruktur yang ada dilapangan seperti apa. Kalau tidak ada perhatian, warga sepakat dan berwacana untuk ikut bergabung dengan Pemerintah Kota Banjar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8221; Ini baru sekedar wacana dan kesepakatan seluruh warga disini. Kalau belum ada perhatian kita tidak main-main untuk ikut bergabung dengan Pemerintah Kota Banjar. Karena di Pemerintah Kota Banjar, semua keinginan warga, khususnya insfrastruktur lebih diperhatikan,&#8221;Pungkasnya <strong>(Baehaki Efendi\/wartapriangan.com)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Seolah-olah seperti di anak tirikan dan tidak kunjung mendapatkan perhatian baik dari Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten Ciamis. Warga bersama Pemuda Desa di Dusun Citamiang RT 03 RW 01, Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, secara bersama-sama melakukan kerja bakti dan bergotong royong memperbaiki jalan lingkungan diwilayah Desa setempat. Sabtu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":40701,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-40699","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40699","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40699"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40699\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40699"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40699"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40699"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}