{"id":40749,"date":"2017-01-24T12:17:34","date_gmt":"2017-01-24T05:17:34","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=40749"},"modified":"2017-01-24T12:17:34","modified_gmt":"2017-01-24T05:17:34","slug":"mengenal-tradisi-kaliwonan-pangandaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/01\/24\/mengenal-tradisi-kaliwonan-pangandaran\/","title":{"rendered":"Mengenal Tradisi &#8216;Kaliwonan&#8217; di Pangandaran"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\" target=\"_blank\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?hl=en&amp;q=https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan&amp;source=gmail&amp;ust=1485320993787000&amp;usg=AFQjCNGLsgvwAPtdTOL39-oRI3CsYTvTkA\">wartapriangan.com<\/a>, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-pangandaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA PANGANDARAN.<\/a><\/strong> Tradisi kaliwonan merupakan salah satu budaya memandikan bayi lima tahun (balita) yang diwariskan oleh orang tua dulu kepada turunannya yang hingga saat ini masih dipertahankan oleh masyarakat di Pangandaran.<\/p>\n<p>Tradisi tersebut merupakan salah satu budaya yang tidak mengalami pergeseran dari mulai tatacara dan prakteknya meskipun terjadi perkembangan jaman dan hanya dilakukan setiap hari yang jangkepnya kaliwon.<\/p>\n<figure id=\"attachment_40750\" aria-describedby=\"caption-attachment-40750\" style=\"width: 506px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-40750\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/f-300x169.jpg\" alt=\"Foto : Iwan Mulyadi\/wartapriangan.com\" width=\"506\" height=\"285\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40750\" class=\"wp-caption-text\">Foto : Iwan Mulyadi\/wartapriangan.com<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nSalah satu Ibu Kaliwon Nenek Idhe, 58, asal Desa Cikalong, Kecamatan Sidamulih mengatakan, pelaku kaliwonan merupakan tradisi yang diturunkan secara estapet sehingga tradisi ini hanya bisa dilakukan oleh turunan yang leluhurnya memiliki keahlian kaliwon.<\/p>\n<p>\u201c Tradisi mandi kaliwonan balita diyakini sebagai salah satu tradisi supaya anak balita ada dalam keberkahan, keselamatan hidup, fisiknya sehat dan memiliki aura daya tarik anak,\u201d kata Nenek Idhe.<\/p>\n<p>Praktek kaliwonan dilakukan kepada balita dengan cara memandikan menggunakan air bunga yang telah dibacakan do\u2019a sambil dipijit dibagian tubuhnya.<\/p>\n<p>\u201c Air bunga untuk mandi kaliwon balita pun ada ketentuannya diantaranya ada uang recehan jaman dulu yang terbuat dari logam benggol bergambar Ratu Wihelmina dan batu alam khusus yang memiliki keramat,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Tradisi kaliwonan balita juga dijadikan sebagai ajang sarana silaturahmi warga dan ajang diskusi berbagi pengalaman antara ibu-ibu selama mengurus anaknya sehingga bermanfaat secara sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201c Tradisi ini dilakukan empat kali dalam satu bulan setiap kaliwon, namun lebih dominan pada kaliwon gede yang terjadi pada hari Jum\u2019at kaliwon,\u201d pungkas Nenek Idhe.<\/p>\n<p>Kepala Bidang Pemberdayaan Lembaga Adat dan Masyarakat Hukum Adat Erik Krisnayudha mengatakan, tradisi ini memiliki keunikan yang khas sebagai ciri masyarakat yang memiliki nilai budaya yang luhur.<\/p>\n<p>\u201cSecara ilmiah tradisi ini merupakan salah satu upaya pendidikan anak karena manusia secara prinsip mengalami pendidikan sejak berada dalam kandungan,\u201d kata Erik.<\/p>\n<p>Erik menambahkan, hasil observasi yang pernah dilakukan pihaknya ada perbedaan prilaku pada anak yang sering di kaliwonkan dengan yang tidak di kaliwonkan.<\/p>\n<p>\u201cJika anak yang sering di kaliwon prilakunya baik serta prilakunya tidak nakal dan tidak cengeng. Artinya tradisi kaliwonan ini sebagai pendidikan kultural karena menanamkan praktek secara spirit,\u201d pungkasnya. (Iwan Mulyadi\/wartapriangan.com)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Tradisi kaliwonan merupakan salah satu budaya memandikan bayi lima tahun (balita) yang diwariskan oleh orang tua dulu kepada turunannya yang hingga saat ini masih dipertahankan oleh masyarakat di Pangandaran. Tradisi tersebut merupakan salah satu budaya yang tidak mengalami pergeseran dari mulai tatacara dan prakteknya meskipun terjadi perkembangan jaman dan hanya dilakukan setiap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":40750,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6,8],"class_list":["post-40749","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran","tag-pangandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40749","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40749"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40749\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40749"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40749"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40749"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}