{"id":40860,"date":"2017-01-25T18:30:22","date_gmt":"2017-01-25T11:30:22","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=40860"},"modified":"2017-01-25T18:30:22","modified_gmt":"2017-01-25T11:30:22","slug":"guru-pangandaran-terluka-uang-30-juta-rupiah-raib-disikat-perampok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/01\/25\/guru-pangandaran-terluka-uang-30-juta-rupiah-raib-disikat-perampok\/","title":{"rendered":"Guru Di Pangandaran Terluka, Uang 30 Juta Rupiah Raib Disikat Perampok"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?hl=en&amp;q=https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan&amp;source=gmail&amp;ust=1485429391977000&amp;usg=AFQjCNELkWELnQzadxglwmN_UbJbVbZqEw\">wartapriangan.com<\/a>, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-pangandaran\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA PANGANDARAN<\/a>.<\/strong> Kusnadi (57) Ketua RT 07 RW 01, Dusun Parapat, Desa Pangandaran, Kecamatan\/Kabupaten Pangandaran, menjadi korban perampokan, sekitar pukul 02.30 WIB Rabu (25\/1) dini hari tadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibatnya korban mengalami luka di tangan terkena sabetan senjata tajam. Selain itu uang sebesar Rp. 31 juta raib digasak perampok yang diperkirakan lebih dari satu orang.<\/p>\n<figure id=\"attachment_40861\" aria-describedby=\"caption-attachment-40861\" style=\"width: 477px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-40861\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/korban-perampokan1-300x179.jpg\" alt=\"foto: iwan mulyadi\/wp\" width=\"477\" height=\"285\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-40861\" class=\"wp-caption-text\">foto: iwan mulyadi\/wp<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut korban saat itu dirinya tengah tertidur mendengar suara gaduh di dalam rumah. Saat dirinya keluar kamar langsung diserang orang tak dikenal menggunakan belati dan membenturkan kepalanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Perampok menggunakan penutup kepala, berperawakan tinggi kurus. Saya menduga perampok lebih dari satu orang karena sempat terjadi dialog dengan temannya di luar rumah,&#8221; kata korban lirih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut korban yang juga seorang guru di SD Negeri 1 Babakan, saat itu rumah di huni 3 orang.\u00a0 Dirinya dan di kamar lain ada anak perempuannya bernama Puspa (25) dan cucunya yang masih tertidur. Sedangkan istri korban tengah mengikuti <em>study tour<\/em> ke luar kota.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Anak saya terbangun setelah saya memanggilnya begitu perampok pergi dan langsung meminta bantuan,&#8221; terang korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara tetangga korban M. Iskandar (49) menuturkan dirinya mendapat kabar dari anak korban yang menghubunginya melalui <em>handphone<\/em>, agar segera datang kerumahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Begitu sampai ke rumahnya, saya mendapati korban tersungkur dan berlumuran darah. Kepada saya korban menyampaikan dirinya telah dirampok,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut M. Iskandar, kemungkinan perampok masuk lewat teralis lantai atas setelah sebelumnya naik melalui pohon Jambu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini korban sudah dibawa ke Puskesmas Pangandaran untuk mendapat perawatan medis dan kasus ini sedang ditangani Kepolisian Sektor Pangandaran.<br \/>\n<strong>(Iwan Mulyadi\/WP)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Kusnadi (57) Ketua RT 07 RW 01, Dusun Parapat, Desa Pangandaran, Kecamatan\/Kabupaten Pangandaran, menjadi korban perampokan, sekitar pukul 02.30 WIB Rabu (25\/1) dini hari tadi. Akibatnya korban mengalami luka di tangan terkena sabetan senjata tajam. Selain itu uang sebesar Rp. 31 juta raib digasak perampok yang diperkirakan lebih dari satu orang. Menurut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":40862,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6,8],"class_list":["post-40860","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran","tag-pangandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40860","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40860"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40860\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40860"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40860"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40860"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}