{"id":43742,"date":"2017-03-06T21:17:54","date_gmt":"2017-03-06T14:17:54","guid":{"rendered":"http:\/\/www.wartapriangan.com\/?p=43742"},"modified":"2017-03-06T21:17:54","modified_gmt":"2017-03-06T14:17:54","slug":"warga-ciamis-geger-mayat-tanpa-identitas-ditemukan-mengambang-sungai-citanduy","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/03\/06\/warga-ciamis-geger-mayat-tanpa-identitas-ditemukan-mengambang-sungai-citanduy\/","title":{"rendered":"Warga Ciamis Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Citanduy"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/category\/berita-ciamis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">BERITA CIAMIS<\/a><\/strong>. Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan warga mengambang di sungai Citanduy. Kondisi mayat tersebut sudah membengkak dan membusuk.<\/p>\n<p>Menurut Lurah setempat, Andang warga RT 35 RW 16 Dusun Cibodas, Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, mayat tersebut ditemukan Senin sore (06\/03) sekira pukul 17.30 WIB. \u201cSaat itu ada seorang perempuan mungkin mau mandi di kali (Citanduy). Di sebrangnya ada yang sedang mancing, Atep. Wanita itu memberitahu ada mayat di kali, kemudian Atep memanggil warga. Warga pun berbondong-bondong ke TKP\u201d.<\/p>\n<figure id=\"attachment_43745\" aria-describedby=\"caption-attachment-43745\" style=\"width: 417px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-43745\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/penemuan-mayat-di-citanduy-3-300x169.png\" alt=\"\" width=\"417\" height=\"235\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43745\" class=\"wp-caption-text\">Warga berbondong-bondong ke TKP. (foto: dede hermawan\/wp)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Warga pun memberitahukan kejadian itu kepada aparat. Tak lama polisi dan Tim SAR Gabungan datang ke TKP.<\/p>\n<p>Petugas Tim SAR Gabungan, Yayan mengatakan, evakuasi sempat terkendala cuaca yang gelap dan debit air Sungai Citanduy yang agak naik. \u201cDebit air memang agak naik, jadi kita harus berhati-hati,\u201d jelasnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_43744\" aria-describedby=\"caption-attachment-43744\" style=\"width: 410px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-43744\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/penemuan-mayat-di-citanduy-2-300x169.png\" alt=\"\" width=\"410\" height=\"231\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-43744\" class=\"wp-caption-text\">Mayat berada di RSUD Ciamis. (foto: dede hermawan\/wp)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Yayan pun menerangkan, mayat sudah membengkak diperkirakan sudah meninggal sekitar 5 hari. \u201cKondisinya sudah besar jadi sulit untuk dievakuasi secara biasa. Kita harus ekstra hati-hati mengevakuasinya\u201d.<\/p>\n<p>Masih menurut Yayan, kondisi mayat sudah sulit dikenali. \u201cMayat tersebut laki-laki, diperkirakan beruasia 30 tahun lebih. Mengenakan helm motor warga pink,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-43743 aligncenter\" src=\"http:\/\/www.wartapriangan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/penemuan-mayat-di-citanduy-1-300x169.png\" alt=\"\" width=\"398\" height=\"224\" \/><\/p>\n<p>\u201cPenyebab kematiannya belum diketahui apa ia kecelakaan atau sebab lainnya,\u201d terang Yayan.<\/p>\n<p>Mayat tersebut ditemukan tersangkut di bebatuan, lokasi penemuan mayat berada di Dusun Beber Kecamatan Cimaragas. Dan kini jenazah berada di RSUD Ciamis. <strong>(Dede Hermawan\/Pujitio\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA CIAMIS. Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan warga mengambang di sungai Citanduy. Kondisi mayat tersebut sudah membengkak dan membusuk. Menurut Lurah setempat, Andang warga RT 35 RW 16 Dusun Cibodas, Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, mayat tersebut ditemukan Senin sore (06\/03) sekira pukul 17.30 WIB. \u201cSaat itu ada seorang perempuan mungkin mau mandi di kali [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":43744,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[24,25],"class_list":["post-43742","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ciamis","tag-berita-ciamis","tag-ciamis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43742","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43742"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43742\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}