{"id":47197,"date":"2017-04-22T15:55:09","date_gmt":"2017-04-22T08:55:09","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=47197"},"modified":"2017-04-22T15:56:19","modified_gmt":"2017-04-22T08:56:19","slug":"pemuda-tasikmalaya-loncat-dari-jembatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/04\/22\/pemuda-tasikmalaya-loncat-dari-jembatan\/","title":{"rendered":"Nekat Loncat dari Jembatan, Seorang Pemuda Tasikmalaya Tewas"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-tasikmalaya\/\">BERITA TASIKMALAYA<\/a><\/strong>. Seorang pria di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, nekad mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Korban sengaja loncat dari atas jembatan saat dijemput kakaknya menggunakan sepeda motor.<\/p>\n<p>Ronald (36) tak kuasa menahan kesedihan mendapati adik tercinta tewas secara tragis. meski ditenangkan warga, pria asal Kampung Tanjungjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat ini terus menangis histeris hingga nyaris jatuh pingsan.<\/p>\n<p>Wawan Hermawan (23) nekad mengakhiri hidup dengan cara loncat dari atas jembatan Cikunten, Mangkubumi, Tasikmalaya. Korban menjatuhkan diri dari ketinggian tujuh meter dengan kedalaman air empat meter, pagi tadi, Sabtu(22\/04). Jasad korban baru ditemukan seratus meter dari lokasi kejadian karena sempat terbawa arus sungai Cikunten yang cukup deras. Selain kehabisan nafas akibat tenggelam, korban juga mengalami luka di bagian kepala akibat benturan keras.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-47199 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/pemuda-tasikmalay-nekat-loncat-dari-jembatan-300x169.png\" alt=\"\" width=\"444\" height=\"250\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/pemuda-tasikmalay-nekat-loncat-dari-jembatan-300x169.png 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/pemuda-tasikmalay-nekat-loncat-dari-jembatan-125x70.png 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/pemuda-tasikmalay-nekat-loncat-dari-jembatan-75x42.png 75w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/pemuda-tasikmalay-nekat-loncat-dari-jembatan.png 621w\" sizes=\"(max-width: 444px) 100vw, 444px\" \/><\/p>\n<p>Korban sempat dijemput kakaknya yang sehari-hari bekerjsa sebagai operator di sebuah PO Bus. Namun sayang, korban memilih mengakhiri hidupnya daripada mengikuti kakaknya.<\/p>\n<p>\u201dKami mendapat infomarsi dari warga, ada temuan mayat di aliran Sungai Cikunten, kemudian kita bersama anggota Unit Identifikasi Polres Tasikmlaya Kota mendatangi lokasi seta melakukan olah TKP,&#8221; ujar\u00a0Kapolsek Mangkubumi Polres Tasikmlaya Kota, Iptu Suyitno,\u00a0saat memberikan keterangan di hadapan wartawan.<\/p>\n<p>Menurut Iptu Suyitno, saat tiba di TKP, jasad korban sudah berada di atas jembatan dan sudah ditutup kain. Saat dibuka, korban sudah meninggal dunia. Jasad korban langsung dibawa\u00a0menuju rumah sakit umum dr Sukarjo, Kota Tasikmalaya, untuk menjalani otopsi. <strong>(Andri\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Seorang pria di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, nekad mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Korban sengaja loncat dari atas jembatan saat dijemput kakaknya menggunakan sepeda motor. Ronald (36) tak kuasa menahan kesedihan mendapati adik tercinta tewas secara tragis. meski ditenangkan warga, pria asal Kampung Tanjungjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat ini terus menangis histeris hingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":47199,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-47197","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47197","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47197"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47197\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47199"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47197"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47197"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47197"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}