{"id":49013,"date":"2017-05-19T22:10:07","date_gmt":"2017-05-19T15:10:07","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=49013"},"modified":"2017-05-19T22:10:07","modified_gmt":"2017-05-19T15:10:07","slug":"geger-warga-tasik-temukan-kantong-plastik-berisi-mayat-bayi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/05\/19\/geger-warga-tasik-temukan-kantong-plastik-berisi-mayat-bayi\/","title":{"rendered":"Geger Warga Tasik Temukan Kantong Plastik Berisi Mayat Bayi"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-tasikmalaya\/\">BERITA TASIKMALAYA<\/a>. <\/strong>Warga Jalan Cieunteung digegerkan penemuan sesosok mayat bayi yang terbungkus plastik warna putih di pinggir Jalan Balongkanyun, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (19\/05).<\/p>\n<p>\u201cKami dapat laporan dari warga soal penemuan mayat bayi di lokasi tersebut. Dan saat kami cek, bayinya berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan dalam keadaan dibungkus kain samping corak batik serta masih ada ari-arinya,\u201d tutur Kapolsek Cihideung, Kompol Setyana saat diwawancara di lokasi sejumlah wartawan.<\/p>\n<p>Dia melanjutkan, mayat tersebut pertama kali ditemukan salah seorang warga bernama Nono Sumarno (41) warga Gunungkoneng, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.<\/p>\n<figure id=\"attachment_49015\" aria-describedby=\"caption-attachment-49015\" style=\"width: 415px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-49015\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/penemuan-mayat-bayi-di-tasik-2-300x225.png\" alt=\"\" width=\"415\" height=\"311\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/penemuan-mayat-bayi-di-tasik-2-300x225.png 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/penemuan-mayat-bayi-di-tasik-2-125x94.png 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/penemuan-mayat-bayi-di-tasik-2-75x56.png 75w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/penemuan-mayat-bayi-di-tasik-2.png 533w\" sizes=\"(max-width: 415px) 100vw, 415px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-49015\" class=\"wp-caption-text\">foto: andri\/wp<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cAwalnya dia tak tahu isi bungkusan itu. Namun, saat diangkat olehnya untuk dibuang, salah satu warga lainnya dia merasa plastiknya agak berat dan membuat dirinya penasaran untuk melihat isi di dalamnya,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Setelah warga lain mengetahui isi bungkusan tersebut berisikan janin bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan dan dibuang oleh orangtuanya di lokasi tersebut. \u201cWaktu para warga tahu isinya bayi, warga pun terkejut dan langsung melaporkan kejadian ke Polsek Cihideung,\u201d tambahnya<\/p>\n<p>Polres Tasikmalaya Kota kemudian langsung ke TKP dan melakukan identifikasi dan penyelidikan terkait penemuan mayat bayi tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSampai saat ini kasusnya masih ditangani petugas Unit Reskrim Polsek Cihideung guna mengungkap pelaku yang nekat membuang janin bayi tersebut. Sementara itu, janin bayi pun saat ini sudah dibawa petugas ke RSUD Dr. Soekarjo Kota Tasikmalaya \u00a0guna visum dan otopsi,\u201d pungkasnya. <strong>(Andri\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga Jalan Cieunteung digegerkan penemuan sesosok mayat bayi yang terbungkus plastik warna putih di pinggir Jalan Balongkanyun, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (19\/05). \u201cKami dapat laporan dari warga soal penemuan mayat bayi di lokasi tersebut. Dan saat kami cek, bayinya berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan dalam keadaan dibungkus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":49014,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19,479],"class_list":["post-49013","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya","tag-polres-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49013","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49013"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49013\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49014"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49013"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49013"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49013"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}