{"id":49495,"date":"2017-05-30T21:00:50","date_gmt":"2017-05-30T14:00:50","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=49495"},"modified":"2017-05-31T09:45:09","modified_gmt":"2017-05-31T02:45:09","slug":"terkait-harga-elpiji-3-kg-komisi-ii-dprd-pangandaran-lakukan-sidak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/05\/30\/terkait-harga-elpiji-3-kg-komisi-ii-dprd-pangandaran-lakukan-sidak\/","title":{"rendered":"DPRD Pangandaran Sidak Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg!"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN.<\/strong> Komisi II DPRD Kabupaten Pangandaran melakukan inspeksi harga gas elpiji ukuran 3 kg. Inspeksi dilakukan di dua pangkalan gas elpiji di Kecamatan Cijulang dan Cigugur, Selasa (30\/5) siang tadi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-49496 aligncenter\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4302017205556-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"533\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4302017205556-300x169.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4302017205556-768x432.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4302017205556-125x70.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4302017205556-75x42.jpg 75w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/4302017205556.jpg 800w\" sizes=\"(max-width: 533px) 100vw, 533px\" \/><\/p>\n<p>Dalam inspeksi tersebut masih ditemukan harga gas elpiji ukuran 3 kg yang belum sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah.<\/p>\n<p>Anggota komisi II DPRD Kabupaten Pangandaran Sri Rahayu mengatakan, untuk pangkalan di Kecamatan Cijulang tidak ditemukan beragamnya harga gas elpiji ukuran 3 kg. Sementara pangkalan di Kecamatan Cigugur ditemukan harga yang tidak sesuai dengan Herga Eceran Tertinggi.<\/p>\n<p>&#8220;Ada salah satu pangkalan yang menjual gas ke pengecer itu berdasarkan jarak. Yang terdekat saja, sekitar 4 km dari pangkalanya itu dia jual Rp 21 ribu ke pengecer, jadi sampai konsumen itu harganya jadi 23-24 ribu,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Dirinya mengaku sedikit heran dengan harga gas elpiji ukuran 3 kg dilapangan yang tidak sesuai dengan HET.<\/p>\n<p>&#8220;Ini baru yang jarak 4 km dari pangkalan, bagaimana yang jaraknya 10 km. Ini kan gas untuk warga miskin, kalau harganya seperti ini kasihan dong mereka,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, komisi II akan kembali mengadakan inspeksi harga gas elpiji yang rencananya akan dilaksanakan besok dengan menyasar kepada agen. Tujuanya untuk memastikan rantai penjualan gas elpiji itu seperti apa.<\/p>\n<p>&#8220;Besok kita akan tanyakan ke agen, ini salah dimana, agen atau pangkalan yang nakal,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, lanjutnya, komisi II DPRD belum bisa mengambil langkah untuk meminimalisir keberagaman harga gas elpiji ukuran 3 kg yang terjadi dilapangan selama ini.<\/p>\n<p>&#8220;Mungkin kita akan sosialisasikan HET kepada pangkalan, sepertinya mereka tidak tahu adanya HET,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Sri menambahkan, langkah selanjutnya adalah komisi II mendorong para agen dan pangkalan untuk memasang spanduk HET agar masyarakat mengetahui harga eceran gas ukuran 3 kg sesuai dengan SK Bupati Pangandaran. (<strong>Iwan Mulyadi\/WP<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Komisi II DPRD Kabupaten Pangandaran melakukan inspeksi harga gas elpiji ukuran 3 kg. Inspeksi dilakukan di dua pangkalan gas elpiji di Kecamatan Cijulang dan Cigugur, Selasa (30\/5) siang tadi. Dalam inspeksi tersebut masih ditemukan harga gas elpiji ukuran 3 kg yang belum sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah. Anggota komisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":49496,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[6],"class_list":["post-49495","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pangandaran","tag-berita-pangandaran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49495","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49495"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49495\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49496"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49495"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49495"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49495"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}