{"id":49958,"date":"2017-06-08T11:19:04","date_gmt":"2017-06-08T04:19:04","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=49958"},"modified":"2017-06-08T11:19:04","modified_gmt":"2017-06-08T04:19:04","slug":"butuh-bekal-lebaran-pasangan-di-tasik-ini-sekongkol-lakukan-pencurian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/06\/08\/butuh-bekal-lebaran-pasangan-di-tasik-ini-sekongkol-lakukan-pencurian\/","title":{"rendered":"Butuh Bekal Lebaran, Pasangan di Tasik Ini Sekongkol Lakukan Pencurian"},"content":{"rendered":"<p><strong>wartapriangan.com, <a href=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/category\/berita-tasikmalaya\/\">BERITA TASIKMALAYA<\/a>. <\/strong>Sepasang kekasih di Kota Tasikmalaya , Jawa Barat, terpakasa harus berurusan dengan pihak kepolisian dan menjalani proses hukum. Mereka ditangkap karena kedapatan \u00a0mencuri di sebuah Pabrik Garmen di kawasan Kampung Gunung Cihcir, Kelurahan Bantarsari,\u00a0 Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Diduga sepasang kekasih itu nekat mencuri karena butuh biaya untuk bekal \u00a0lebaran.<\/p>\n<p>Pasangan berinisial DA (23) warga\u00a0 Kampung Pasir Ganas, Desa Gunungsari, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Dan kekasihnya berinisial AS (22) warga\u00a0 Kampung Cipangasih, Desa Kelapa Genep, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.<\/p>\n<p>\u201cMereka masuk dengan memanjat dari atap belakang rumah dan masuk lewat ventilasi. Sementara wanitanya ikut masuk dan berperan mengawasi lokasi tersebut,\u201d ungkap Kompol Tri Sumarsono.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka langsung menggasak barang di pabrik tekstil\u00a0 tersebut. Setelah berhasil mencuri, mereka keluar melalui pintu belakang,&#8221; tambah Kompol Tri Sumarsono, Rabu (07\/06).<\/p>\n<p>Kompol Tri Sumarsono menambahkan, akibat\u00a0 kejadian pencurian tersebut penyidik Polsek Indihiang melakukan cek TKP dan mencari keterangan mengenai informasi penjualan produk baju merek AMRO di Pasar Cikurubuk.<\/p>\n<p>Setelah mendapat informasi, kemudian Polisi\u00a0 menggali keterangan saksi-saksi dan mencocokan foto pelaku atas nama Diki, yang pernah bekerja di garmen milik korban, namun orang yang bersangkutan sudah tidak bekerja di pabrik tersebut.<\/p>\n<p>Setelah mengumpulkan bukti dari para saksi lalu unit Reserse Polsek Indihiang, Polres Tasikmalaya Kota \u00a0melakukan penangkapan terhadap para pelaku di daerah Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.<\/p>\n<p>Selain mengamankan sepasang kekasih Polisi juga mengamankan teman kekasih \u00a0tersebut berinisial DP (28) warga Kanpung Sindangsari, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, ia mengetahui uang tersebut hasil kejahatan dan ikut menikmati hasilnya, namun tidak terlibat dalam aksi pencurian.<\/p>\n<p>Saat dimintai keterangan, mereka mengaku mencuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun lama-kelamaan mereka mengakui bahwa uang hasil menjual barang curian itu untuk biaya pacaran dan bekal lebaran nanti.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka ini memang sepasang kekasih dan belum menikah. Pengakuannya, nekat mencuri lantaran kebutuhan ekonomi. Tapi sebenarnya untuk ongkos pacaran saja. Entah buat jalan-jalan dan jajan bareng,&#8221; pungkas Kapolsek.<\/p>\n<p>Kini sejoli itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman pidana penjara 7 tahun. <strong>(Andri\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sepasang kekasih di Kota Tasikmalaya , Jawa Barat, terpakasa harus berurusan dengan pihak kepolisian dan menjalani proses hukum. Mereka ditangkap karena kedapatan \u00a0mencuri di sebuah Pabrik Garmen di kawasan Kampung Gunung Cihcir, Kelurahan Bantarsari,\u00a0 Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Diduga sepasang kekasih itu nekat mencuri karena butuh biaya untuk bekal \u00a0lebaran. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":49960,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19],"class_list":["post-49958","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49958","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49958"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49958\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49960"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49958"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49958"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49958"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}