{"id":50760,"date":"2017-06-20T20:52:58","date_gmt":"2017-06-20T13:52:58","guid":{"rendered":"https:\/\/wartapriangan.com\/?p=50760"},"modified":"2017-06-20T20:52:58","modified_gmt":"2017-06-20T13:52:58","slug":"pemkot-tasikmalaya-perbolehkan-pejabat-dan-pns-gunakan-kendaraan-dinas-untuk-lebaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/2017\/06\/20\/pemkot-tasikmalaya-perbolehkan-pejabat-dan-pns-gunakan-kendaraan-dinas-untuk-lebaran\/","title":{"rendered":"Pemkot Tasikmalaya, Perbolehkan Pejabat dan PNS Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Lebaran"},"content":{"rendered":"<p><strong style=\"font-size: 16px\">wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.<\/strong><span style=\"font-size: 16px\"> Wali Kota Tasikmalaya, Drs H Budi Budiman mengizinkan Pejabat dan Pegawai Negri Sipil (PNS) di pemerintahannya menggunakan kendaraan dinas, baik roda dua ataupun roda empat untuk keperluan Lebaran Idul Fitri 2017.<\/span><\/p>\n<p>&#8220;Kami persilakan para pejabat memanfaatkan mobil dinas untuk keperluan mudik lebaran,&#8221; kata Budi Budiman, Selasa (20\/06\/2017).<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-50763\" src=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/5202017205043-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/5202017205043-300x225.jpg 300w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/5202017205043-768x575.jpg 768w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/5202017205043-125x94.jpg 125w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/5202017205043-75x56.jpg 75w, https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/06\/5202017205043.jpg 800w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Ia mengatakan, kebijakan diperbolehkannya membawa kendaraan dinas untuk keperluan lebaran merupakan bentuk penghargaan kepada pejabat yang telah mengabdikan diri selama bertugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.<\/p>\n<p>Pertimbangan itu juga diambil, lanjut dia, sebab kendaraan dinas merupakan fasilitas yang melekat pada jabatan. Selain itu, dengan digunakannya kendaraan itu, faktor keamanan akan lebih terjamin.<\/p>\n<p>&#8220;Pejabat bersangkutan tidak akan terbebani dengan risiko keamanan, salah satunya risiko pencurian,&#8221;ujarnya.<\/p>\n<p>Dirinya juga menyebut, para pejabat bisa lebih intensif mengawasi mobil dinas dan tidak khawatir kendaraan itu akan hilang selama ditinggal mudik lebaran.<\/p>\n<p>&#8220;Pasalnya pejabat yang berada di pemerintah kota, tak akan mudik jauh. Paling silaturhmi di wilayah kota tasikmalaya soalnya kebanyakan warga Tasikmalaya,&#8221;ujarnya.<\/p>\n<p>Namun, ia juga menegaskan, dengan aturan diperbolehkannya kendaraan dinas itu dibawa untuk keperluan lebaran, terdapat konsekuensi yang harus ditanggung para pejabat yang membawa kendaraan dinas tersebut.<\/p>\n<p>Konsekuensi itu adalah tidak membebankan biaya pembelian bahan bakar kepada negara atau kas daerah, serta menanggung sendiri seluruh biaya perbaikan, jika kendaraan itu mengalami kerusakan selama digunakan keperluan lebaran.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau membeli bahan bakar tidak boleh diklaimkan, serta tidak boleh membeli bahan bakar yang bersubsidi,&#8221; jelas Budi. <strong>(Andri\/WP)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>wartapriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Wali Kota Tasikmalaya, Drs H Budi Budiman mengizinkan Pejabat dan Pegawai Negri Sipil (PNS) di pemerintahannya menggunakan kendaraan dinas, baik roda dua ataupun roda empat untuk keperluan Lebaran Idul Fitri 2017. &#8220;Kami persilakan para pejabat memanfaatkan mobil dinas untuk keperluan mudik lebaran,&#8221; kata Budi Budiman, Selasa (20\/06\/2017). Ia mengatakan, kebijakan diperbolehkannya membawa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":21,"featured_media":50763,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[19],"class_list":["post-50760","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-tasikmalaya","tag-berita-tasikmalaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50760","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/21"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50760"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50760\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50760"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50760"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portoweb.andrypein.net\/wartapriangan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50760"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}